Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Pariwisata (Kemenpar) memproyeksikan peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) setelah maskapai penerbangan asal Singapura, Scoot, resmi membuka rute langsung Singapura–Belitung.
Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar Ni Made Ayu Marthini menyampaikan bahwa Scoot telah memulai operasional rute Singapura–Tanjung Pandan Belitung sejak 3 Mei 2026. Dengan demikian, maskapai di bawah naungan Singapore Airlines itu telah melayani 16 destinasi di Tanah Air.
“Kehadiran rute baru ini diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara, khususnya dari pasar Singapura, ke salah satu destinasi pariwisata prioritas Indonesia,” kata Made dalam keterangan tertulis, dikutip pada Jumat (15/5/2026).
Pada tahap awal, dia menyebut bahwa penerbangan dijadwalkan beroperasi dua kali dalam sepekan, yakni setiap Rabu dan Minggu, dengan kapasitas 112 kursi per penerbangan.
Menurut Made, rute tersebut ditujukan untuk mengakomodasi kebutuhan perjalanan wisata (leisure) maupun kunjungan singkat dari Singapura ke Belitung. Dalam penerbangan perdana, tingkat keterisian penumpang tercatat mencapai 73,2% atau sebanyak 82 penumpang.
Dia kemudian menjelaskan bahwa Belitung memiliki karakter destinasi yang dinilai sesuai dengan preferensi wisatawan asal Singapura, terutama untuk wisata bahari, kuliner, dan leisure.
Baca Juga
- Kunjungan Wisman Asal Timteng, Eropa dan AS ke Indonesia Turun Imbas Perang
- Mengasah Magnet Kunjungan Wisman di Tengah Bayang-Bayang Konflik Global
- Efek Ekonomi Global, Wisman di Batam Lebih Minati Hotel Murah
Kemenpar pun menyatakan akan memperkuat promosi wisata Indonesia di pasar Singapura guna menjaga tren pertumbuhan jumlah penumpang.
“Pembukaan rute ini merupakan langkah strategis dalam memperluas akses wisatawan mancanegara menuju Belitung,” ujar Made.
Sebelumnya, Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Ateng Hartono menyampaikan bahwa secara kumulatif, kunjungan wisman ke Indonesia sepanjang Januari–Maret 2026 mencapai 3,44 juta kunjungan.
“Kunjungan kumulatif wisman meningkat 8,62% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sekaligus menjadi yang tertinggi sejak 2020,” kata Ateng dalam rilis berita resmi statistik BPS awal Mei 2026.
Lebih lanjut, data BPS menunjukkan bahwa distribusi kunjungan masih didominasi pasar regional. Pada kuartal I/2026, wisatawan asal Malaysia menjadi kontributor terbesar dengan porsi 17,14%, diikuti Australia 12,01% dan Singapura 9,45%.





