JAKARTA, KOMPAS.com - Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR akan mengecek langsung kondisi kamar hotel haji di Madinah yang kabarnya mengalami kelebihan muatan.
Dalam keterangan persnya, Jumat (15/5/2026), Wakil Ketua Komisi VIII DPR yang tergabung dalam Timwas Haji, Abdul Wachid, mendapat laporan adanya kamar jemaah yang seharusnya hanya diisi empat orang, tetapi ditempati hingga delapan bahkan dua belas jemaah dalam satu kamar.
"Ini sudah tidak manusiawi. Kalau bed memang bisa ditambah, tapi kamar mandi hanya satu. Jemaah akhirnya harus rebutan," kata Abdul Wachid.
Baca juga: Timwas Haji Terbang ke Arab Saudi Mulai Besok
Selain itu, Timwas Haji DPR juga akan memeriksa kesesuaian jarak hotel dengan standar yang telah disepakati sebelumnya.
DPR menemukan indikasi adanya hotel yang berjarak hingga 13 kilometer.
"Ini temuan yang harus kami cek langsung. Jangan sampai jemaah dirugikan," ucapnya.
DPR juga akan mengawasi layanan konsumsi yang diterima jemaah Indonesia.
Baca juga: DPR Sudah Bentuk Timwas Haji 2026, Anggotanya Lintas Komisi
Kemudian DPR juga akan mengawasi syarikah yang dinilai belum menyelesaikan persiapan tenda di Arafah.
Timwas mengaku menerima laporan bahwa progres kesiapan tenda baru mencapai sekitar 48 persen. Sementara pemerintah melalui Kementerian Haji menyebut persentasenya sudah mencapai 75 persen.
"Nah ini yang perlu kami cek langsung. Jangan sampai jamaah sudah bergeser ke Arafah ternyata tendanya belum siap," tegas Abdul.
Baca juga: Anggota Timwas Haji DPR Minta Sistem Haji RI Terintegrasi dengan Sistem Arab Saudi
Timwas DPR RI juga akan mengawasi pelaksanaan dam atau denda haji agar benar-benar dilakukan sesuai ketentuan syariat dan transparan.
"Pengawasan dam ini juga menjadi perhatian Komisi VIII DPR RI, apakah dilaksanakan 100 persen atau tidak," tegas Abdul Wachid.
Abdul mengatakan, pihaknya akan melakukan pengawasan secara menyeluruh, mulai dari pemondokan, katering, fasilitas di Armuzna, hingga dugaan pungutan liar terhadap jemaah lansia.
Timwas berangkat besokAbdul Wachid mengatakan Timwas akan berangkat mulai Sabtu (16/5/2026) besok.
"Besok tanggal 16 (Mei) kami berangkat. Ada yang tanggal 17, 18, 20 dan 21. Saya bersama pimpinan Komisi VIII DPR RI lainnya menuju Madinah untuk melakukan pengawasan pemondokan," kata Abdul.
Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI tahun 2026 berjumlah 96 orang, terdiri dari 55 anggota DPR RI dan 41 tim pendukung.
DPR menegaskan bahwa pengawasan haji tahun ini tidak boleh sekadar formalitas, melainkan harus memastikan seluruh hak jemaah benar-benar terpenuhi sesuai keputusan Panja dan rapat kerja antara DPR dengan pemerintah.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




