Analisis Ilmiah Klaim Paul L. Peyerl dalam Rilis Dokumen UFO Nazi

kumparan.com
6 jam lalu
Cover Berita

U.S. Department of War baru saja merilis 161 dokumen internal mereka yang berkaitan dengan UFO (Unidentified Flying Object) dan Alien. Pada tanggal 8 Mei 2026, publik sudah dapat mengunduh dokumen tersebut. Isi masing-masing dokumen berupa, video atau rekaman (copy) korespondensi maupun kliping berita di koran atau majalah dari siapapun yang melaporkan UFO/Alien kepada FBI.

Pada bagian depan laman untuk mengunduh 161 dokumen tersebut, pihak U.S. Department of War memberikan keterangan bahwa apa yang mereka bagikan tersebut adalah peristiwa yang tidak terselesaikan, yang artinya pemerinta AS tidak mampu memberikan penjelasan pasti mengenai fenomena yang dilaporkan tersebut akibat berbagai kendala, seperti kurangnya data pendukung. Apa yang dilakukan U.S. Department of War merupakan respon dari perintah Presiden Donald J. Trump. Sebagaimana yang Trump pernah sampaikan melalui akun Truth Social pada tanggal 19 Februari 2026.

UFO atau yang dalam beberapa tahun belakangan ini disebut sebagai UAP (Unidentified Anomalous Phenomena) memang sedang ramai dibicarakan dan diinvestigasi di Amerika Serikat. Tercatat sejak tahun 1940 an sampai dengan awal 2026 ini, sudah belasan dokumen yang dilepaskan secara resmi oleh pemerintahan AS. Mulai dari laporan Project Sign pada tahun 1949, Project Blue Book tahun 1976, laporan Roswell tahun 1997, dokumen CIA tahun 2014, video UAP di tahun 2017 (FLIR1, Gimbal, GoFast), Preliminary Assessment dari ODNI tahun 2021, NASA UAPIST report di tahun 2023, AARO Historical Record di tahun 2024, hingga terakhir adalah dokumen yang dibuka oleh U.S. Department of War pada Mei 2026 ini. Secara umum, pada setiap laporan tersebut, selalu ada peristiwa atau video yang tidak dapat dijelaskan, sehingga disebut UFO/UAP.

Foto Pesawat Berbentuk UFO di German

Mari kita cermati salah satu peristiwa menarik yang terdapat dalam dokumen bernama ‘65_HS1-834228961_62-HQ-83894_Section_10’,. Pada halaman 62 (dari total 184 halaman), terdapat surat bertanggal 8-6-1967, Memorandum dari ‘SAC, MIAMI (62-0-11328)’ kepada Direktur FBI. Isi surat tersebut mengabarkan tentang seseorang bernama Paul L. Peyerl yang memberikan foto sebuah pesawat berbentuk piringan. Peyerl sendiri merupakan lulusan German Air Academy (1943) dan sempat menjadi anggota Luftwaffe (angkatan udara Jerman Nazi) di Front Timur (Rusia). Pada tahun 1952 dia pindah ke AS dan menjadi warga negara AS di tahun 1958. Menurut pengakuan Peyerl, foto tersebut diambil pada bulan November 1944. Pada saat itu, dia ditugaskan sebagai pilot uji dalam sebuah top secret project di Black Forest, Austria.

Peyerl ditugaskan untuk memotret pesawat tersebut saat sedang terbang. Bentuknya mirip dengan bentuk UFO yang biasa dilaporkan di AS dan berdiameter 6,4 m. Pesawat dikontrol melalui gelombang radio dan memiliki beberapa mesin jet mengelilingi sisi luar piringan. Dia juga melaporkan bahwa sisi luar dapat berputar dan hanya dome di bagian tengah yang tetap diam. Pesawat tersebut terbang hingga ketinggian 7 km. Foto yang dia sertakan, dalam bentuk copy dari rilis dokumen tersebut, menunjukkan pola awan dan pesawat dalam posisi melakukan manuver. Foto kedua memperlihatkan pesawat dalam posisi diam di permukaan datar dengan tiga kaki.

Menurut Peyerl, pesawat tersebut dibuat oleh seseorang bernama Kuehr dan pernah berhasil menjatuhkan pesawat B-26 milik AS.

Terkait dengan bahan bakar dan mesin, dia menyampaikan informasi sebagai berikut: "Fuel mixture of N2H4O in Methyl Alcohol (CH3OH) rather than 'oxygen-holding' mixture of hydrogen peroxide H2O2 in water. 7m 1.3m high two rocket motors; smooth flow, rotary drive over 2000 meters per second."

Analisis Klaim Peyerl

Apa yang disampaikan oleh Peyerl mengenai bahan bakar tadi memang cukup akurat. Mesin roket di tahun-tahun tersebut, misalnya Walter HWK 109-509, memang menggunakan bahan bakar C-Stoff dengan komposisi seperti yang disebutkannya, namun tetap harus menggunakan bahan lain, yaitu T-Stoff yang oleh Peyerl disebutkan tidak menggunakannya.

Ukuran diameter pesawat juga tergolong standar, misalnya pesawat eksperimen Jerman tahun 1944 dengan sayap melingkar, Arthur Sack AS-6, memiliki diameter sayap 5 m. Termasuk juga ketinggian penerbangan 7 km. Beberapa pesawat di era Perang Dunia ke-II, melampaui ketinggian tersebut. Misalnya pesawat B-17 dengan ketinggian 10,8 km dan B-29 dengan ketinggian 12 km.

Namun kecepatan 2000 meter per detik setara dengan hampir 6 kali kecepatan suara. Pada tahun 1944, kecepatan tertinggi, yaitu 5 kali kecepatan suara, dicapai oleh roket V-2. Dengan kelajuan sebesar itu, panas yang dihasilkan adalah sekitar 1500 derajat Celcius. Pada era tahun 1850-1960 an, belum ada paduan logam yang dapat bertahan pada suhu tersebut. Begitu juga dengan daya yang diperlukan, sekitar 90 Giga Watt belum dapat dihasilkan oleh mesin roket standar saat itu (Walter HWK 509A). Begitu juga dengan teori aerodinamika hipersonik yang belum dirumuskan untuk pesawat hipersonik di tahun tersebut.

Apabila kita hubungkan dengan situasi saat itu, Klaim Peyerl (1967) memang hadir diantara gelombang panjang mitos UFO Nazi pasca-1950. Diawali artikel Giuseppe Belluzzo (Italia) di Il Giornale d'Italia, kemudian wawancara Rudolph Schriever di Der Spiegel. Penelitian sejarah aviasi (al. Kevin McClure, Bill Rose) menunjukkan bahwa tidak ada bukti dokumen primer dari arsip Jerman yang membuktikan keberadaan UFO operasional Nazi. Yang ada adalah pesawat eksperimental sayap melingkar Arthur Sack AS-6 yang gagal terbang stabil.

Apa Artinya Bagi Kita?

Foto dan informasi ini hanyalah sekelumit dari ratusan informasi lain dalam 161 file yang dirilis oleh Departemen Pertahanan AS. Kebenaran isinya tidak diverifikasi oleh pemerintah AS, mereka hanya menyampaikan rekaman atau dokumen yang mereka punya. File lain menunjukkan video rekaman UFO di berbagai tempat, termasuk foto di Bulan, kesaksian astronot, dan korespondensi dari berbagai orang. Sama dengan rilis dokumen yang sering dilakukan oleh AS, kita diberikan kesimpulan yang sama: ini datanya, sebagian besar dapat dijelaskan, namun tetap ada (sekian %) yang kami tidak tahu itu apa, sehingga dikelompokkan sebagai UFO dan UAP.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menlu Iran Tegaskan Teheran Tak Akan Menyerah pada Tekanan AS dan Israel
• 17 jam lalupantau.com
thumb
Polisi Tembak Mati 1 Pelaku Penembakan Bripka Arya di Lampung
• 15 jam lalukumparan.com
thumb
Dihamili Bupati R Ayu Aulia Ngaku Cuma Halu, Gimana Soal Kehilangan Rahim?
• 22 jam laluviva.co.id
thumb
Bikin Adem, 57 Biksu dari Empat Negara Singgahi Masjid di Surabaya Saat Jalan Kaki ke Borobudur
• 16 jam lalurepublika.co.id
thumb
Video: Full Senyum, Ekonomi RI Kuartal 1 Terbang Tinggi
• 9 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.