Terungkap Perkara Tas Lululemon Dicuri Oknum Kargo Bandara Soetta

detik.com
1 jam lalu
Cover Berita
Tangerang -

Satreskrim Bandara Soekarno-Hatta mengungkap perkara pencurian tas Lululemon oleh sindikat yang dipimpin oknum kargo Bandara Soekarno-Hatta. Sebanyak 108 tas dicuri untuk dijual kembali dengan harga jauh lebih murah dari pasaran.

Ketiga tersangka berinisial R alias K, A, dan F. Mereka ditangkap di wilayah Karawaci, Kota Tangerang, pada Rabu (29/4) sekitar pukul 00.30 WIB.

R, yang menjadi otak pelaku, bekerja sebagai tim operasional ekspor di Kargo Bandara Soekarno-Hatta.

Polisi menyebut korban yang merupakan perusahaan ekspor mengalami kerugian sekitar Rp 1 miliar.

"Aksi pencurian itu terjadi dalam kurun waktu dua tahun. Akibatnya, perusahaan ekspor PT Pungkook Indonesia One mengalami kerugian hingga lebih dari Rp 1 miliar," ujar Kapolres Bandara Soekarno-Hatta Kombes Wisnu Wardana dalam keterangannya, Jumat (15/5/2026).

Baca juga: Oknum Petugas Kargo Bandara Soetta Curi Tas Lululemon Beraksi Sejak 2024

Operasi Pencurian Tas Lululemon

Kasus tersebut bermula dari laporan Nomor LP/B/48/IV/2026/SPKT/Polresta Bandara Soekarno-Hatta/Polda Metro Jaya tertanggal 27 April 2026 terkait kasus tindak pidana pencurian dan/atau penadahan.

Kronologinya, pada Senin (13/4) pukul 15.30 WIB di area parkir Pergudangan Soewarna Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Korban dalam perkara ini adalah PT Pungkook Indonesia One yang beralamat di Grobogan, Jawa Tengah.

"Perusahaan tersebut sebelumnya mengirimkan 4.749 tas merek Lululemon dari Grobogan menuju Shanghai, China, melalui kargo Garuda Indonesia," ujar Kasat Reskrim Polres Bandara Soekarno-Hatta Kompol Yandri Mono.

Barang dikirim pada Jumat (10/4) dan tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada Senin (13/4), sebelum dijadwalkan diterbangkan ke Shanghai menggunakan pesawat Garuda Indonesia GA 0894 rute Jakarta-Shanghai pada Selasa (14/4).

Petugas Kargo di Bandara Soekarno-Hatta curi tas Lululemon. Foto: dok.Polres Bandara Soekarno-Hatta

"Namun, pada 20 April 2026, pihak perusahaan menerima notifikasi dari pelanggan di Shanghai bahwa terdapat 108 tas yang hilang. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian mencapai Rp 213 juta," jelas Yandri.

Dari hasil penyelidikan dan pemeriksaan CCTV di area RA BST serta Pergudangan Soewarna, polisi menemukan adanya 40 karton dari total 512 karton yang sengaja disisihkan saat proses pemeriksaan X-ray.

"Tersangka F berperan mengondisikan agar 40 karton tersebut dipisahkan dari pemeriksaan dan dimasukkan ke dalam truk boks," ucapnya.

Peran Tiap Pelaku

R merupakan otak pelaku sekaligus eksekutor pencurian dalam sindikat ini. Ia bekerja sebagai tim operasional ekspor di kargo bandara. Sementara A berperan membantu eksekusi pencurian dan F bertugas mengondisikan barang agar bisa disisihkan dari jalur pemeriksaan.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan, sebanyak 80 tas hasil curian dijual kepada seorang penadah berinisial BO dengan harga Rp 300 ribu per buah. Total hasil penjualan mencapai Rp 24 juta," tuturnya.

Baca juga: Bobol Rumah Mewah di Bogor, WN China Bertopeng Messi Sudah 2 Kali Masuk RI

Kasat Reskrim Polresta Bandara Soekarno-Hatta Kompol Yandri Mono. Foto: Kasat Reskrim Polresta Bandara Soekarno-Hatta Kompol Yandri Mono. (dok. Istimewa)



(aik/aik)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Lamine Yamal Kibarkan Bendera Palestina, Hansi Flick Akui Tak Suka
• 10 jam laluviva.co.id
thumb
Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal untuk Beroperasi 24 Jam di Titik Rawan Kejahatan
• 12 jam lalupantau.com
thumb
Industri Perbankan Syariah Catat Aset Rp1.061 Triliun hingga Maret 2026
• 1 jam laluidxchannel.com
thumb
3 Investasi yang Dinilai Menguntungkan saat Rupiah Turun
• 23 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Cuma Gara-gara Kunjungi Megawati Hangestri, Hyundai Hillstate Langsung Dapat Keungtungan Besar
• 20 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.