Kronologi Pemuda di Bogor Tewas Usai Mainan Ular Weling, Videonya Viral

grid.id
3 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Kronologi pemuda di Bogor tewas usai mainan ular weling terungkap. Rekaman video saat dua pemuda bermain ular tersebut viral di media sosial.

Nasib tragis dialami oleh dua orang pemuda asal Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor. Pemuda berinisial UZS (18) meninggal dunia usai dipatuk ular weling, sementara satu temannya, H (21) saat ini dalam kondisi kritis.

Kedua pemuda tersebut digigit oleh ular weling saat nongkrong di area persawahan Landbow, pada Selasa (12/5/2026) malam. UZS dan H tidak mengetahui bahwa ular dengan warna belang tersebut berbahaya dan malah memainkannya.

Kronologi pemuda di Bogor tewas usai mainan ular weling diungkap oleh Lurah Pasirjaya, Rizki Dwi Nugraha. Peristiwa ini bermula saat kedua remaja tersebut nongkrong di area sawah sekitar pukul 23.00 WIB.

Di sawah itu, keduanya tak sengaja melihat ular berwarna belang di sana. UZS yang pertama kali dipatuk oleh ular berbisa tersebut.

Karena mengira tidak berbahaya, H kemudian menangkap ular yang baru menggigit tangan temannya tersebut. Keduanya justru memain-mainkan ular tersebut sambil bercanda.

"Nah, korban mungkin tidak tahu itu ular berbisa. Nah, pada saat digigit, ada rekannya yang refleks menangkap ular tersebut," kata Rizki, dikutip dari Kompas.com.

Rizki pun menyayangkan kedua pemuda tersebut justru memainkan ular itu tanpa mengetahui bahwa ular tersebut berbisa. Mereka bahkan memainkan ular tersebut sambil merekam video menggunakan ponsel.

Saat melilitkan ular weling itu di tangan, H juga dipatuk ular tersebut. Namun ia tak mengindahkannya dan tetap memainkan ular tersebut.

"Nah, kalau yang atas nama H, kalau yang saya terima infonya, bahkan ada videonya juga yang saya dapat, itu dimain-mainin pada saat digigit, masih didiamkannya," tambah dia.

Setelah bermain-main dengan ular weling, kedua pemuda itu pun pulang ke rumah masing-masing.

 

Gejala Muncul

Menurut kronologi pemuda di Bogor tewas usai mainan ular weling, gejala keracunan bisa ular baru muncul menjelang subuh. Gejala yang muncul pada korban adalah dehidrasi dan wajah tampak pucat.

"Sempat pulang. Lalu ada gejala seperti dehidrasi baru dibawa ke rumah sakit. Sudah pucat, mungkin racunnya baru masuk subuh infonya dia dibawa itu," tambah Rizki.

Ibunda UZS, Aye (47) mengaku awalnya tidak tahu anaknya digigit ular. Ia baru mengetahui hal tersebut saat membangunkan sang anak.

Saat dibangunkan, UZS tidak kunjung bangun dan matanya tidak bisa melek. Anaknya tersebut juga terlihat sesak napas.

"Tapi kok enggak bangun-bangun. Matanya juga enggak melek-melek, terus kayak sesak napas gitu," kata Aye.

Sebelumnya, UZS rupanya telah melarang temannya untuk memberitahu ibunya soal insiden digigit ular.

"Si Umarnya sendiri yang nyuruh enggak bilang ke saya kalau dia itu digigit ular," tuturnya lirih.

Sementara itu, tetangga juga sempat mendengar UZS menangis karena diduga menahan rasa sakit yang luar biasa akibat racun yang telah menyebar.

Keluarga kemudian membawa UZS ke RS UMMI. Akan tetapi kondisinya terus memburuk.

Saat akan dirujuk ke rumah sakit lain karena kendala ketersediaan antibisa, nyawa UZS sudah tidak tertolong. Ia akhirnya meninggal dunia.

 

"Waktu dibawa keluar dari RS UMMI tahunya itu kata dokter sudah enggak ada. Saya pasrah saja," ucap Aye.

UZS kemudian dimakamkan di wilayah Ciapus.

Kondisi H Kritis

Sementara itu, teman UZS, yakni H kini masih dalam kondisi kritis dan masih dirawat di RS UMMI Kota Bogor. Kondisi H juga belum mengalami perkembangan apapun sejak dirawat.

“Kurang lebih belum ada perkembangan (masih kritis),” kata Lurah Pasir Jaya Rizki Dwi Nugraha, dikutip dari Tribun Jakarta.

“Info terakhir kondisi masih sama seperti kondisi awal (kritis)," tambahnya.

Diketahui bahwa kronologi pemuda di Bogor tewas usai mainan ular weling ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat untuk selalu berhati-hati saat berinteraksi dengan satwa liar, terlebih jika tidak mengetahui apakah hewan tersebut berbisa atau tidak. Pihak kelurahan mengimbau agar warga yang menemukan ular di sekitar permukiman, dapat melapor ke petugas damkar atau BPBD untuk menghindari jatuhnya korban jiwa. (*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Top 24 SMA Swasta Terbaik di Bekasi Versi Nilai TKA Tertinggi 2026
• 15 jam lalumedcom.id
thumb
Video: Diplomasi Pohon Tua: Babak Baru Hubungan China-AS
• 21 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Pengumuman SNBT 2026 Diumumkan 25 Mei Pukul 15.00 WIB, Ini Jadwal Pentingnya
• 17 jam lalukompas.tv
thumb
Bernardo Silva Sindir Arsenal Jelang Juara Liga Inggris, Sebut Man City Pasti Menang kalau Tak Alami Hal Ini
• 16 jam lalutvonenews.com
thumb
Pengakuan Dennis Lim: Judi Online Bisa Ditutup, Tapi Kue -nya Terlalu Besar | ROSI
• 19 menit lalukompas.tv
Berhasil disimpan.