Mengapa Veda Ega Pratama Masih Slow di Hari Pertama Moto3 Catalunya 2026? Simak Penjelasan Sang Pembalap

harianfajar
1 jam lalu
Cover Berita

HARIAN FAJAR, JAKARTA – Veda Ega Pratama masih slow pada hari pertama seri Moto3 Catalunya 2026 di Sirkuit Catalunya, Jumat (15/5/2026). Meski hanya finis di posisi ke-19 pada sesi practice, pembalap muda Indonesia itu mengungkapkan ada sejumlah faktor teknis yang membuat performanya belum optimal. Apa yang terjadi?

Hasil tersebut memaksa pembalap Honda Team Asia itu harus memulai sesi kualifikasi dari Q1 untuk memperebutkan tiket menuju Q2.

Namun Veda mengaku tidak terlalu kecewa. Pembalap rookie Moto3 musim ini itu justru melihat adanya perkembangan positif setelah mengalami awal sesi yang cukup sulit.

“Hari ini sedikit sulit karena sejak awal kondisi yang ada sangat menyulitkan dengan temperatur rendah dan tidak banyak cengkeraman yang bisa dirasakan di trek.”

Veda menjelaskan bahwa rendahnya temperatur lintasan membuat dirinya kesulitan menemukan grip dan rasa percaya diri saat mengendarai motor pada sesi pagi.

“Saat sesi pagi, saya kesulitan untuk merasa benar-benar percaya diri di atas motor, namun perlahan, kami bisa meningkatkan sejumlah hal bersama tim. Di sesi siang, saya merasa lebih baik dibandingkan dengan FP1,” kata Veda Ega seperti dikutip dari rilis resmi Honda Team Asia.

Terjebak Traffic Saat Time Attack

Meski mengalami peningkatan performa pada sesi siang, Veda tetap gagal mencatat waktu terbaik untuk menembus posisi aman menuju Q2.

Pembalap asal Indonesia tersebut mengungkapkan bahwa momen penentuan lap cepat justru terganggu karena terlalu banyak pembalap berada di depannya.

“Sayangnya, saat momen terakhir melakukan attack, saya terkendala banyak pembalap di depan sehingga saya tidak bisa mendapatkan lap yang benar-benar bersih, jadi posisi akhir bukanlah seperti yang kami harapkan.”

Kondisi traffic di Moto3 memang kerap menjadi penentu hasil sesi kualifikasi maupun practice. Slipstream dan jarak antarpembalap sering kali memengaruhi catatan waktu.

Meski demikian, Veda tetap optimistis menghadapi sesi berikutnya.

“Tetapi, saya tetap berpikir bahwa potensi ada dan kami tahu area yang bisa kami tingkatkan untuk sesi esok (Sabtu). Target saat ini adalah tampil bagus di kualifikasi pertama, bertarung untuk lolos ke kualifikasi kedua dan bersiap untuk balapan,” tutur Veda Ega.

Rookie yang Mulai Konsisten

Walaupun masih berstatus rookie, performa Veda musim ini terbilang cukup impresif. Pembalap muda Indonesia tersebut untuk sementara berada di posisi kelima klasemen Moto3 2026.

Pencapaian itu membuat Veda mulai diperhitungkan sebagai salah satu talenta muda Asia yang mampu bersaing di level dunia.

Konsistensinya dalam mengumpulkan poin menjadi modal penting untuk menghadapi seri-seri berikutnya, termasuk di Catalunya yang dikenal sebagai salah satu sirkuit teknis dan menuntut adaptasi tinggi.

Hakim Danish Tampil Menggila

Di tengah perjuangan Veda Ega, pembalap Malaysia Hakim Danish justru tampil dominan pada hari pertama Moto3 Catalunya 2026. Pembalap berusia 18 tahun itu sukses menjadi yang tercepat dalam dua sesi sekaligus, yakni FP1 dan practice.

Rider dari Aeon Credits-MT Helmets-MSi tersebut berhasil mengungguli sejumlah pembalap papan atas Moto3 seperti Adrian Fernandez, Alvaro Carpe, Valentin Perrone, hingga pemimpin klasemen sementara Maximo Quiles.

Hakim Danish pun mengaku sangat puas dengan performanya di Catalunya.

“Syukur alhamdulillah, hari ini saya bisa meraih posisi pertama di dua practice [FP1 dan practice]. Saya pun merasa sangat percaya diri dengan motor saya dan juga feeling saya soal lintasan ini,” ujar Danish dikutip dari akun media sosial resmi SPOTV Malaysia.

“Tadi saya berusaha tetap fokus dan berusaha sekuat tenaga di setiap lap, dan kemudian saya bisa menjadi yang tercepat,” katanya melanjutkan.

Peluang Masih Terbuka

Meski hanya berada di posisi ke-19, peluang Veda Ega untuk bangkit masih cukup terbuka. Perbedaan waktu antar pembalap Moto3 biasanya sangat tipis sehingga perubahan kecil dalam setup motor bisa memberikan dampak besar.

Selain itu, pengalaman Veda dalam membaca ritme balapan mulai terlihat semakin matang. Jika mampu mendapatkan lap bersih di Q1, bukan tidak mungkin ia bisa lolos ke Q2 dan memperbaiki posisi start.

Tantangan terbesar Veda saat ini adalah menjaga konsistensi feeling terhadap motor, terutama dalam kondisi lintasan dengan grip rendah seperti Catalunya.

Jika mampu mengatasi masalah tersebut, pembalap Indonesia itu tetap punya peluang mencuri poin penting pada balapan utama.

Jadwal Moto3 Catalunya 2026

Sabtu, 16 Mei 2026

FP2 Moto3: 13.40-14.10 WIB
Q1 Moto3: 17.45-18.00 WIB
Q2 Moto3: 18.10-18.25 WIB

Minggu, 17 Mei 2026

Race Moto3 (18 lap): 16.00 WIB


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
UNIQLO dan Cecilie Bahnsen: Perempuan Tak Lagi Harus Memilih antara Nyaman atau Feminin
• 22 jam laluherstory.co.id
thumb
Koelnmesse dan AMARA Expo Jalin Kemitraan, Dorong Pertumbuhan Pameran Dagang di Indonesia
• 20 jam lalutvonenews.com
thumb
Begal Penembak Bripka Arya Ditangkap, Polda Lampung Ungkap Kronologi hingga Peran Pelaku!
• 16 jam lalukompas.tv
thumb
Lonjakan Kendaraan di Jalan Layang MBZ Saat Libur Kenaikan Yesus Kristus Capai 63 Ribu Kendaraan
• 10 jam lalupantau.com
thumb
Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal untuk Beroperasi 24 Jam di Titik Rawan Kejahatan
• 13 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.