JAKARTA, KOMPAS.TV - Persebaya Surabaya berhasil mencatatkan kemenangan besar dengan skor telak 7-0 saat menghadapi Semen Padang FC dalam lanjutan pekan ke-33 di Stadion H. Agus Salim, Padang, Jumat (15/6/2026) sore.
Kendati meraih hasil maksimal, pelatih kepala Persebaya, Bernardo Tavares, mengingatkan anak asuhnya untuk tidak lengah dan fokus pada laga pamungkas.
Pelatih asal Portugal tersebut menegaskan adanya sejumlah catatan evaluasi yang harus segera dibenahi sebelum laga berikutnya melawan Persik Kediri.
“Skornya memang besar, tetapi pertandingannya tidak semudah itu,” ujar Tavares, dikutip laman resmi Persebaya, Sabtu (16/5/2026).
Baca Juga: Liverpool Dihajar Aston Villa, Peluang The Reds Lolos Langsung ke Liga Champions Sirna
Secara statistik, skuad berjuluk Green Force ini tampil sangat efektif dalam membangun serangan. Persebaya menguasai 49 persen penguasaan bola dan melepaskan 19 tembakan, dengan 10 di antaranya tepat sasaran.
Selain itu, mereka juga membukukan 12 kreasi peluang serta mengalirkan 47 umpan sukses ke area sepertiga akhir pertahanan lawan.
Efektivitas permainan tersebut terlihat semakin meningkat setelah turun minum. Usai menutup babak pertama dengan keunggulan dua gol, Persebaya tampil lebih agresif pada paruh kedua hingga menyudahi pertandingan dengan kemenangan tujuh gol tanpa balas.
Kendati demikian, Tavares menyoroti penurunan kedisiplinan pemain, khususnya dalam mengantisipasi transisi bertahan pada akhir babak pertama. Menurutnya, kelengahan dalam merespons kehilangan bola tidak boleh terulang saat menghadapi tim dengan karakter bermain seperti Persik Kediri.
“Kami tidak cukup bagus dalam reaksi ketika kehilangan bola pada 10 sampai 15 menit terakhir babak pertama. Kalau itu terjadi lagi saat lawan Persik, kami bisa mendapat masalah,” ucapnya.
Penulis : Rizky Ade Saputro Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Persebaya Surabaya
- Persebaya
- Semen Padang
- Bernando Tavares
- Super League 2025-2026
- Liga 1
- Pekan ke-33





