Satlantas Polrestabes Surabaya dijadwalkan mulai melakukan proses sterilisasi rute gelaran parade budaya Surabaya Vaganza 2026 yang berlangsung nanti malam, Sabtu (16/5/2026), dua jam sebelum acara dimulai.
AKP Irwansyah Saputra KBO Satlantas Polrestabes Surabaya menjelaskan, petugas akan mulai melakukan penyisiran dan pengecekan rute sebelum acara dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 tersebut dimulai.
Sesuai jadwal, parade akan dilepas langsung oleh Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya bersama jajaran Forkopimda pada pukul 18.00 WIB. Sementara sterilisasi sendiri dilakukan mulai Tugu Pahlawan sampai finish-nya Bambu Runcing Jalan Panglima Sudirman.
“Jadi nanti sebelum sebelum jam 18.00 WIB pastinya akan kita ngecek rute mulai dari Tugu Pahlawan sampai nanti di Bambu Runcing. Karena finish-nya nanti kan di Bambu Runcing. Nah, kemudian jam 16.00 WIB itu akan kita cek rute, sterilisasi, sambil kita menghimbau kepada pengguna jalan untuk segera keluar ke area yang akan dilintasi,” kata Irwan saat mengudara di Radio Suara Surabaya, Sabtu pagi.
Pengalihan arus lalu lintas saat Surabaya Vaganza 16 Mei 2026. Foto: Dishub SurabayaMeski proses sterilisasi dilakukan sejak sore hari, polisi memastikan akses lalu lintas tidak langsung ditutup total. AKP Irwan mengatakan penutupan jalur akan dilakukan secara situasional melihat kondisi di lapangan.
“Waktu pengecekan itu lalu lintas masih terbuka. Sementara pintu-pintu Simpang 4, kemudian yang dilintasi pengguna jalan itu masih kita buka karena belum kita kunci,” jelasnya.
Untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan hias peserta parade, polisi juga mulai menata titik kumpul armada di sekitar Kantor Gubernur Jawa Timur, tepatnya di Jalan Johar.
“Sementara ini di titik kumpul diparkirkan untuk menghias di Jalan Johar sebelahnya Kantor Gubernur. Nah, nanti akan keluar otomatis ini harus kita tutup lebih awal karena nanti akan menata rangkaian,” tuturnya.
BACA JUGA: Skema Pengalihan Arus Lalu Lintas Saat Surabaya Vaganza 16 Mei 2026
Sementara di kawasan Tugu Pahlawan, Satlantas akan membagi lajur jalan untuk memberi akses alternatif bagi kendaraan yang mengarah ke Jalan Kramat Gantung.
“Nanti posisi kendaraan pawai ada di sebelah kanan yang mengarah ke Jalan Pahlawan. Artinya lajur sebelah kanan otomatis nanti akan kita alihkan dan kita gunakan untuk masuk ke Kramat Gantung. Itu kita lihat situasi,” imbuh Irwan.
Untuk mendukung pengamanan acara, petugas gabungan dari kepolisian, TNI, Dinas Perhubungan, dan Pemerintah Kota Surabaya juga akan menggelar apel gabungan pada siang hari nanti. “Ada jam 02.00 kita sudah apel besar, apel gabungan di Tugu Pahlawan,” tegasnya.
Petugas nantinya disebar di sejumlah titik rawan untuk mengantisipasi kemacetan, tindak kriminalitas, hingga membantu pengaturan arus dan kerumunan penonton.
Terakhir, Irwan mengimbau masyarakat agar memarkir kendaraan di lokasi resmi yang telah disiapkan. Parkir liar di sepanjang jalur parade dikhawatirkan menghambat pengalihan arus lalu lintas.
“Kemudian mungkin nanti ada yang parkir-parkir tidak sesuai, kami harapkan untuk parkir di tempatnya sehingga jalur pengalihan yang bisa bergerak ini tidak terhambat,” pungkasnya.
Sebagai informasi, berdasarkan data rekayasa lalu lintas Dishub Surabaya, berikut pengaturan arus lalu lintas selama Surabaya Vaganza 2026:
- Arus lalu lintas dari Jalan Bubutan dan Jalan Tembaan dialihkan ke Jalan Indrapura dan Jalan Semut
- Arus lalu lintas dari Jalan Veteran menuju Jalan Pahlawan dialihkan ke Jalan Kebon Rojo dan Jalan Semut
- Arus lalu lintas dari Jalan Jagalan menuju Jalan Pasar Besar dialihkan ke Jalan Peneleh dan Jalan Sulung
- Arus lalu lintas dari Jalan Pemuda melewati Jalan Yos Sudarso diarahkan menggunakan lajur kanan
- Arus lalu lintas dari Jalan Pemuda melewati Jalan Panglima Sudirman diarahkan menggunakan lajur kiri
- Arus lalu lintas dari Jalan Basuki Rahmat menuju Jalan Gubernur Suryo dialihkan ke Jalan Embong Malang
- Arus lalu lintas dari Jalan Genteng Kali menuju Siola dialihkan ke Jalan Undaan. (bil/iss)



