Bernardo Tavares Pelatih Persebaya meminta anak asuhnya tidak larut dalam euforia setelah menang besar 7-0 atas Semen Padang di Stadion H. Agus Salim.
Tavares menekankan pentingnya sikap rendah hati dalam sebuah tim. Ia juga menaruh hormat pada Semen Padang yang musim ini sudah berjuang keras di kasta tertinggi Liga Indonesia, meskipun hasil kompetisi memastikan Kerbau Sirah terdegradasi.
“Saya sangat menghormati Semen Padang. Indonesia membutuhkan tim seperti mereka di kompetisi tertinggi, apalagi dengan stadion baru dan atmosfer yang bagus,” katanya.
Pelatih asal Portugal itu menegaskan, Persebaya harus fokus menatap laga lanjutan Super League daripada merayakan berlebihan hasil pertandingan di kandang Semen Padang kemarin.
Persebaya dijadwalkan menghadapi laga lanjutan Super League dengan melawan Persik Kediri di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, pada Sabtu (23/5/2026) mendatang.
Tavares ingin, seluruh pemain memaksimalkan proses pemulihan fisik setelah menjalani laga away di Kota Padang, agar kondisi kembali fit saat menjamu Persik Kediri di Surabaya.
“Sekarang fokus kami recovery dan melihat kondisi pemain. Beberapa pemain belum 100 persen fit. Kami harus tetap rendah hati dan tidak terlena,” tegasnya.
Senada dengan Tavares, Toni Firmansyah Pemain Persebaya mengatakan bahwa ia dan rekan setim sepakat untuk fokus mempersiapkan laga lanjutan.
“Kami harus tetap rendah hati dan bekerja keras lagi untuk pertandingan selanjutnya, terutama saat bermain di kandang nanti melawan Persik Kediri,” ucapnya.
Pemain berusia 20 tahun itu juga mengingatkan bahwa Persebaya masih memiliki sejumlah catatan evaluasi meski meraih kemenangan besar.
“Kami masih punya beberapa catatan evaluasi, seperti salah passing dan kontrol bola. Itu yang harus kami perbaiki untuk pertandingan berikutnya,” tandasnya.
Seperti diketahui, Persebaya saat ini berada di peringkat ke-5 klasemen sementara Super League dengan koleksi total 55 poin hasil dari 15 kali menang, 10 kali imbang dan 8 kali kalah.(ris/iss)




