Pangkogabwilhan III Sebut Ladang Ganja di Papua Jadi Ancaman Serius Ketahanan Nasional

pantau.com
12 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III Letjen TNI Lucky Avianto menyebut penemuan ladang ganja di sejumlah wilayah pedalaman Papua menjadi ancaman serius terhadap ketahanan nasional.

“Narkoba adalah paradoks dari pembangunan dan kesejahteraan Papua,” kata Letjen Lucky Avianto di Timika, Sabtu (16/5).

“Ini bukan lagi sekadar urusan penegakan hukum biasa, melainkan ancaman serius terhadap ketahanan nasional,” ungkapnya.

Lucky mengajak seluruh elemen masyarakat di Papua untuk bersama-sama memerangi peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang.

“Gerakan ini harus menjadi perang badar semesta yang melibatkan segenap elemen dan eksponen bangsa di bumi Cenderawasih,” ujarnya.

Warga Disebut Dipaksa Tanam Ganja oleh OPM

Pada Kamis (14/5), Pangkogabwilhan III bersama Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang dan jajaran pejabat lainnya mengunjungi Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan.

Wilayah yang berbatasan langsung dengan Papua Nugini tersebut disebut kerap dijadikan lokasi penanaman ganja.

Dalam kunjungan itu, TNI menemukan fakta bahwa warga setempat diduga dipaksa kelompok Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka atau TPNPB-OPM untuk menanam ganja di sekitar rumah mereka.

“Ternyata masyarakat juga dijadikan sasaran peredaran barang haram tersebut, yang sengaja diperjualbelikan kepada anak-anak muda Papua,” kata Lucky.

Ia juga menyebut sejumlah warga mengaku mendapat intimidasi dari kelompok separatis untuk menanam ganja.

“Kami kembali menemukan fakta yang lebih menyayat hati, di mana sejumlah warga mengaku diintimidasi oleh kelompok separatis OPM untuk menanam ganja di sekitar pekarangan rumah mereka sendiri,” ujarnya.

TNI Tingkatkan Operasi dan Edukasi Bahaya Narkoba

Menyikapi kondisi tersebut, TNI meningkatkan intensitas pengamanan hingga masuk ke wilayah hutan, lembah, dan pegunungan yang diduga menjadi lokasi budidaya ganja.

Dalam kunjungan ke Oksibil, jajaran Pangkogabwilhan III juga melakukan sosialisasi bahaya narkoba kepada masyarakat.

Edukasi diberikan kepada orang tua, mama-mama Papua, anak-anak, hingga kalangan muda agar memahami dampak narkoba sejak dini.

TNI juga membagikan foto daftar pencarian orang tokoh TPNPB-OPM yang disebut menjadi otak di balik budidaya ganja di Papua.

Selain itu, rombongan membagikan tas sekolah, buku tulis, dan makanan ringan kepada anak-anak di Oksibil.

“Langkah taktis ini menjadi komitmen nyata kami dalam mengawal Astacita Presiden Prabowo Subianto soal seruan tentang perang total terhadap peredaran narkotika,” kata Lucky.

Pangkogabwilhan III turut mengapresiasi prajurit TNI yang berhasil menemukan hampir 2.000 batang pohon ganja di wilayah Pegunungan Bintang dan sejumlah daerah lain di Papua.

“Dedikasi luar biasa Satgas TNI tidak hanya menjalankan tugas negara, tetapi juga telah menyelamatkan masa depan ribuan generasi muda Papua,” ungkap Letjen Lucky Avianto.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Foto Sekali Tap, Hilang 24 Jam! Kenalan dengan Instants Instagram
• 13 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Wajah Baby Soso Masih Disembunyikan, Syifa Hadju Sebut Anak Alyssa Daguise dan Al Ghazali sebagai Bayi Tercantik
• 9 jam lalugrid.id
thumb
Celah “Ganti Baju” Tempat Hiburan usai Kasus Narkoba...
• 5 jam lalukompas.com
thumb
Virgoun Kini Punya Tiga Anak Laki-laki, Febby Carol Berharap Keponakannya Kompak Seperti Al El Dul
• 12 jam lalugrid.id
thumb
Modus Baru Penipuan Missed Call Makan Banyak Korban, Begini Cirinya
• 4 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.