Cerita Prabowo Didesak Buruh Beri Gelar Pahlawan Nasional untuk Marsinah: Semua Satu Suara

kompas.com
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Prabowo Subianto menceritakan bagaimana dirinya didesak kalangan buruh untuk memberikan gelar pahlawan nasional kepada aktivis buruh Marsinah.

Hal itu disampaikan Prabowo saat memberikan pidato dalam peresmian Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).

Prabowo mengatakan, usulan tersebut muncul setelah serikat pekerja mempertanyakan belum adanya tokoh buruh yang mendapat gelar pahlawan nasional.

“Saya bersyukur saya mendapat kehormatan, pada saat saya jadi presiden, kawan-kawan buruh datang ke saya minta kenapa tidak ada pahlawan nasional dari buruh," kata Prabowo dikutip dari tayangan YouTube Setpres, Sabtu.

Baca juga: Prabowo: Seluruh Aparat Harus Perbaiki Diri, Jangan Jadi Backing Penyelewengan

Ia kemudian meminta organisasi buruh untuk menentukan sendiri nama yang akan diajukan sebagai calon pahlawan nasional.

“Dan saya kembalikan, mana calon saudara-saudara? Kalau kaum buruh, kalau sepakat mengajukan calon, saya akan angkat jadi pahlawan nasional," ujar Prabowo.

Menurut Prabowo, seluruh organisasi buruh akhirnya sepakat mengusulkan Marsinah sebagai pahlawan nasional.

“Dan mereka kembali ke saya, mereka satu suara semua organisasi buruh sepakat Ibu Marsinah sebagai pahlawan nasional," tutur dia.

Ia mengaku merasa terhormat dapat menetapkan Marsinah sebagai pahlawan nasional.

Baca juga: Prabowo: Seharusnya Peristiwa Marsinah Dibunuh Tidak Perlu Terjadi

Pada kesempatan itu, Prabowo juga menyinggung tragedi pembunuhan Marsinah yang dinilainya tidak seharusnya terjadi di Indonesia yang berlandaskan Pancasila.

“Sesungguhnya peristiwa Marsinah yang dibunuh secara keji karena memperjuangkan kaum buruh pabrik suatu perusahaan sesungguhnya sama sekali tidak perlu terjadi karena negara kita kita dirikan dengan falsafah dasar Pancasila," nilai Kepala Negara.

Prabowo menyebut Museum Ibu Marsinah dibangun sebagai simbol perjuangan kelompok masyarakat lemah dan kaum pekerja.

“Saya kira museum ini didirikan sebagai lambang, sebagai simbol dan sebagai tonggak peringatan untuk memperingati keberanian seorang pejuang, seorang pejuang muda, seorang pejuang perempuan yang berjuang untuk hak-hak kaum buruh," ujar dia.

Selain meminta pemberian gelar pahlawan nasional, Prabowo mengungkapkan kalangan buruh juga mendesaknya untuk meresmikan Museum Marsinah di Nganjuk.

Baca juga: Momen Prabowo Berkeliling Museum Marsinah, Simak Kisah Perjuangan dan Sepeda Ontel Sang Aktivis

“Bapak harus resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, baik saya datang,” ujar Prabowo menirukan permintaan buruh.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Menurut dia, serikat pekerja awalnya meminta peresmian dilakukan pada 2 Mei 2026 setelah peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day di Monas pada 1 Mei.

Namun setelah berkoordinasi dengan Menteri Sekretaris Negara, jadwal peresmian akhirnya ditetapkan pada 16 Mei 2026.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Aldi Taher Minta Maaf ke Dewi Perssik Usai Ditegur soal Privasi Anak
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Pengamat Sebut Subsidi Kendaraan Listrik Belum Berdampak pada Penghematan BBM
• 21 jam laludisway.id
thumb
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Sabtu, 16 Mei 2026 Diprediksi Turun Hujan Ringan, Jangan Lupa Sedia Payung!
• 10 jam laludisway.id
thumb
Dede Sunandar Pastikan Cerai dari Karen Hertatum setelah 12 Tahun Nikah, Mulai Siapkan Berkas
• 5 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Cuaca Hari Ini Sabtu 16 Mei 2026 di Jakarta, BMKG: Mayoritas Sebagian Diguyur Hujan
• 7 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.