Brasilia (ANTARA) - Mahkamah Agung Federal Brasil pada Jumat (15/5) memerintahkan penyelidikan terkait kemungkinan pengalihan dana parlemen untuk proyek-proyek budaya, termasuk sebuah film tentang mantan presiden Jair Bolsonaro.
Perintah tersebut dikeluarkan oleh hakim Flavio Dino setelah sebuah pengaduan yang diajukan sebelumnya pada tahun ini oleh anggota parlemen Tabata Amaral dari Partai Sosialis Brasil.
Amaral menuduh bahwa dana publik yang dialokasikan melalui amendemen parlemen kemungkinan digunakan untuk pemasaran elektoral dan konten audiovisual yang berkaitan dengan Bolsonaro, yang sedang menjalani hukuman atas upaya kudeta.
Menurut pengaduan tersebut, sejumlah anggota parlemen dari Partai Liberal Bolsonaro diduga mengalihkan total 2,6 juta real Brasil (1 real Brasil = Rp3.473) atau setara 514.000 dolar AS (1 dolar AS = Rp17.514) dari amendemen parlemen.
Kasus ini mencuat di tengah laporan media bahwa Senator Flavio Bolsonaro, putra sang mantan presiden sekaligus kandidat presiden, meminta 130 juta real Brasil dari seorang bankir swasta yang saat ini dipenjara atas tuduhan penipuan.
Dana tersebut dilaporkan ditujukan untuk sebuah film panjang tentang kehidupan Bolsonaro berjudul "Dark Horse".
Otoritas Brasil sedang berupaya menentukan apakah dana anggaran publik memiliki keterkaitan ilegal dengan pembiayaan produksi film tersebut. Kasus ini masih dirahasiakan sementara bukti-bukti sedang dikumpulkan.
Perintah tersebut dikeluarkan oleh hakim Flavio Dino setelah sebuah pengaduan yang diajukan sebelumnya pada tahun ini oleh anggota parlemen Tabata Amaral dari Partai Sosialis Brasil.
Amaral menuduh bahwa dana publik yang dialokasikan melalui amendemen parlemen kemungkinan digunakan untuk pemasaran elektoral dan konten audiovisual yang berkaitan dengan Bolsonaro, yang sedang menjalani hukuman atas upaya kudeta.
Menurut pengaduan tersebut, sejumlah anggota parlemen dari Partai Liberal Bolsonaro diduga mengalihkan total 2,6 juta real Brasil (1 real Brasil = Rp3.473) atau setara 514.000 dolar AS (1 dolar AS = Rp17.514) dari amendemen parlemen.
Kasus ini mencuat di tengah laporan media bahwa Senator Flavio Bolsonaro, putra sang mantan presiden sekaligus kandidat presiden, meminta 130 juta real Brasil dari seorang bankir swasta yang saat ini dipenjara atas tuduhan penipuan.
Dana tersebut dilaporkan ditujukan untuk sebuah film panjang tentang kehidupan Bolsonaro berjudul "Dark Horse".
Otoritas Brasil sedang berupaya menentukan apakah dana anggaran publik memiliki keterkaitan ilegal dengan pembiayaan produksi film tersebut. Kasus ini masih dirahasiakan sementara bukti-bukti sedang dikumpulkan.





