TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Rumah Lawan Covid-19 (RLC) yang berlokasi di Serpong, Tangerang Selatan, Banten, yang dulunya merupakan pusat karantina bagi para pasien, kini dalam kondisi tak terawat.
Pengamatan Kompas.com di lokasi, Sabtu (16/5/2026), bangunan dan tenda yang dulu menjadi tempat para pasien sudah dibongkar total.
Puing kayu, tembok hingga bekas kloset terlihat berserakan di dekat titik bekas bangunan dulu berada.
Baca juga: Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Disiagakan Kembali Tampung Pasien jika Terjadi Kenaikan Kasus
Kasur-kasur tempat para pasien berbaring kala dirawat, kini menumpuk di salah satu sudut lahan yang berada di bagian belakang kawasan pertanian terpadu (KPT) kantor Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Tangerang Selatan.
Terlihat ada pengerjaan pembuatan tembok pembatas di lahan tersebut.
Pembatas tembok yang sedang dibuat berjarak sekitar 100 meter dari sisi bangunan paling belakang kantor Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Tangerang Selatan.
Selain pekerjaan tembok pembatas, sebagian lahan telah diubah menjadi area lahan pertanian terbuka.
Lahan pertanian dibagi menjadi barisan bedengan tanah yang rapi dan ditutup oleh mulsa plastik hitam.
Bangunan green house yang berada di lahan itu terlihat masih berdiri dengan baik dan di dalamnya digunakan sebagai tempat istirahat para pekerja.
Tak hanya lahan pertanian, sebuah kandang ayam juga berada di salah satu titik.
Baca juga: Blok M Jadi Lautan Manusia Saat Long Weekend, Suasananya Hidup Banget
Seorang penjaga pos di kantor Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Tangerang Selatan mengatakan, pembongkaran lokasi bekas Rumah Lawan Covid-19 telah dilakukan hampir sebulan belakangan.
"Iya, betul (dibongkar). Udah hampir sebulan sih," kata dia saat ditemui Kompas.com di lokasi, Sabtu.
Dia mengatakan, sebagian lahan di lokasi tersebut telah diberikan ke pihak TNI.
"Iya dulu dinas. Sekarang dialih fungsi sama TNI jadi pertaniannya di sana," imbuh dia.
Hal itu juga dikonfirmasi oleh Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie.
Ia mengatakan, lahan tersebut dihibahkan Pemerintah Kota Tangsel kepada pihak Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan, dan Latihan (Kodiklat) TNI.
"Bukan dilelang tapi dihibahkan ke Kodiklat TNI," jelasnya saat dikonfirmasi Kompas.com melalui pesan singkat, Sabtu.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




