Guyon Prabowo soal Dolar Naik: Mbak Titiek yang Pusing Ini

detik.com
1 jam lalu
Cover Berita
Nganjuk -

Presiden Prabowo Subianto menyinggung kenaikan nilai mata uang Dollar terhadap Rupiah di Peresmian Operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Namun, Prabowo meyakini kenaikan nilai Dollar tidak berpengaruh bagi masyarakat pedesaan.

Awalnya, Prabowo menyampaikan bahwa Bangsa Indonesia bukan bangsa yang lembek selama seluruh kekuatan bangsa bekerja bersama-sama. Dia meyakini koperasi desa (Kopdes) akan menjadi kebanggaan bagi Bangsa Indonesia.

"Saya terima kasih kepada Menko Pangan, semua menteri ini satu tim, karena tidak bisa tanpa tim. Kalau Mendagri tidak dukung nggak bisa, bupati, kepala desa tidak dukung tidak bisa. TNI tidak dukung tidak bisa, kapolri tidak dukung tidak bisa, ini adalah team work. Menteri-menteri ada yang urus legalitas," papar Prabowo dalam sambutannya, Sabtu (16/5/2026).

Prabowo meyakini Bangsa Indonesia akan menjadi bangsa yang tangguh berkat kerja sama team work para pembantu presiden di bawah Kabinet Merah Putih. Prabowo lantas menyapa Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa yang mengurusi keuangan negara.

"Ada yang urus keuangan ya, Purbaya sekarang populer banget ya Purbaya. Selama Purbaya bisa senyum tenang aja nggak usah khawatir itu," ucapnya.

Ia lantas menyinggung soal kenaikan nilai tukar dollar terhadap rupiah yang terus naik. Namun, menurutnya hal itu tidak berpengaruh bagi orang-orang di pedesaan, kecuali para pengusaha.

Baca juga: Prabowo: Saya Sedih Pejabat yang Saya Angkat Malah Nyuri Uang Rakyat

"Mau dollar berapa ribu kek, kan kalian di desa nggak pakai dollar, yang pusing yang itu yang suka ke luar negeri, hayo siapa ini? Mbak Titiek ini pusing ini," katanya sambil berseloroh.

Prabowo kemudian mengabsen sejumlah menteri yang juga merupakan pengusaha, mulai dari Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Investasi dan Hilirisasi Indonesia Rosan Roeslani, hingga Ketua Umum Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Anindya Bakrie.

"Mana lagi nih yang menteri tapi pengusaha coba kucek mana itu. Trenggono, ah Trenggono. Udah nggak ke luar negeri? Oh kau ke pulau-pulau, oke...oke," ujarnya.

Baca juga: Prabowo Bicara Dampak MBG: Rp 10 M Lebih Beredar di Desa

"Rosan, tapi nggak dia udah botak lu duduk aja. Anin, Anin lu pusing, lu pengusaha lu, KADIN," sambungnya disambut tawa hadirin.

Meski nilai tukar dollar terhadap rupiah mengalami kenaikan, namun Prabowo meyakini ekonomi Indonesia kuat. Oleh karena itu, ia meminta segenap elemen untuk bersatu membangun kekuatan kedaulatan ekonomi Indonesia.

"Percaya ekonomi kita kuat, fundamental kita kuat, orang mau ngomong apa, Indonesia kuat. Percaya kepada kekuatan kita, percaya pada rakyat kita, semua pemimpin harus bekerja untuk rakyat, dari partai manapun nggak ada urusan, dari semua parti ada patriot, ada juga yang brengsek-brengsek," katanya.

Ia juga mengajak seluruh partai untuk bersatu membangun bangsa serta saling mengingatkan dan saling koreksi.

"Aku juga sebagai Ketum Gerindra kapok, Gerindra lagi baru menang udah kayak begini, aku pusing. Nggak ada urusan, tindak, hukum, bener kan? Nggak ada eks TNI dia hebat, belum tentu, eks polisi, semua koreksi diri, jaga diri masing-masing, saling menegur, saling ingatkan, saling ingatkan," pungkasnya.

Baca juga: Prabowo Minta Pejabat Daerah ke Luar Negeri Dicek saat Peresmian Kopdes




(mea/dhn)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Manuel Neuer perpanjang kontrak di Bayern Muenchen hingga 2027
• 13 jam laluantaranews.com
thumb
Kemenhub Naikkan Pungutan Fuel Surcharge Maskapai, Harga Tiket Pesawat ke Bali Jadi Segini
• 19 jam laluidxchannel.com
thumb
Legislator Jabar Minta Beasiswa Pendidikan Transparan dan Mudah Diakses
• 11 jam lalurepublika.co.id
thumb
Prabowo: Saya Bukan Anti Pasar Bebas, Tapi Negara Harus Bela Rakyat Miskin
• 3 jam lalubisnis.com
thumb
Seberapa Hemat Motor Listrik untuk Dipakai Kerja Setiap Hari?
• 20 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.