Jakarta: Basarnas menyatakan dua korban bencana longsor yang sebelumnya dilaporkan hilang di kawasan Curug Cileat, Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Subang, Jawa Barat, berhasil ditemukan meninggal dunia. Pencarian dilakukan sejak Sabtu pagi, 16 Mei 2026, nelibatkan unsur SAR gabungan.
“Pada pukul 07.30 WIB tim SAR gabungan melaksanakan briefing dan pembagian tugas pencarian. Selanjutnya pukul 08.00 WIB dilakukan assessment area menggunakan drone thermal untuk mempercepat proses pencarian korban,” kata Deputi Operasi Basarnas Edy Prakoso, melansir Antara, Sabtu, 16 Mei 2026.
Baca Juga :
Banjir dan Longsor Terjang 5 Kecamatan di Lebak
Setelah kedua korban berhasil ditemukan, tim SAR gabungan langsung melaksanakan proses evakuasi menuju rumah duka. Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana menyampaikan seluruh korban telah berhasil dievakuasi pukul 12.59 WIB.
Petugas gabungan saat briefing untuk pencarian dua wisatawan asal Karawang yang tertimbun longsor di kawasan Curug Cileat, Subang. ANTARA/HO-BPBD Karawang.
Dengan ditemukannya seluruh korban, operasi SAR resmi diusulkan ditutup pukul 13.10 WIB. Seluruh unsur SAR yang terlibat kemudian dikembalikan ke kesatuan masing-masing.
Adapun unsur yang terlibat dalam operasi SAR terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, Damkar, Tagana, unsur kesehatan, relawan, pemerintah desa, hingga masyarakat setempat.
Dalam operasi tersebut, Tim SAR Gabungan menggunakan sejumlah alut pendukung di antaranya kendaraan operasional Basarnas, motor trail, ambulance, palsar mountaineering, drone thermal, alat komunikasi, serta perlengkapan APD personal.




