Sigi (ANTARA) - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Sigi, Sulawesi Tengah beroperasi mulai pekan depan untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah itu.
Kepala SPPG Polres Sigi Imam mengatakan untuk tahap awal pihaknya akan melayani sebanyak 1.215 penerima manfaat di Desa Maku, Kecamatan Dolo.
"Target penerima manfaat di SPPG Polres Sigi totalnya mencapai 2.705 orang dengan 25 sekolah di Kecamatan Dolo," kata Imam saat ditemui awak media di Dolo, Sabtu.
Ia mengemukakan terdapat 10 lokasi pada tahap pertama yang menerima program MBG di Desa Maku, terdiri atas dua Taman Kanak-kanak, empat SD, dua SMP, satu SMK, dan satu poskesdes.
Baca juga: Polri siapkan 166 SPPG untuk diresmikan Presiden di Tuban
Ia menyebut pihaknya melibatkan sebanyak 47 relawan bekerja di SPPG Polres Sigi yang 30 persen di antaranya merupakan warga setempat.
"Ke depan kami ingin memastikan semua sekolah di Desa Maku ini sudah terlayani program MBG," sebutnya.
Sementara Kapolres Sigi AKBP Kari Amsah Ritonga menyebutkan akan melibatkan pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan dan Dokkes Polda Sulteng untuk memeriksa kandungan gizi setiap makanan sebelum didistribusikan ke sekolah-sekolah.
"Tentunya kita semua baik pemerintah daerah, Badan Gizi Nasional, Dinas Kesehatan maupun Dokkes Polda Sulteng mempunyai tanggung jawab dalam melakukan pengawasan secara menyeluruh atas pelaksanaan program MBG khususnya di Kabupaten Sigi," katanya.
Ia menuturkan pentingnya dilakukan pengawasan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti keracunan pada siswa yang menerima program MBG tersebut.
Baca juga: Presiden: Implementasi MBG gerakkan ekonomi di desa-desa
Kepala SPPG Polres Sigi Imam mengatakan untuk tahap awal pihaknya akan melayani sebanyak 1.215 penerima manfaat di Desa Maku, Kecamatan Dolo.
"Target penerima manfaat di SPPG Polres Sigi totalnya mencapai 2.705 orang dengan 25 sekolah di Kecamatan Dolo," kata Imam saat ditemui awak media di Dolo, Sabtu.
Ia mengemukakan terdapat 10 lokasi pada tahap pertama yang menerima program MBG di Desa Maku, terdiri atas dua Taman Kanak-kanak, empat SD, dua SMP, satu SMK, dan satu poskesdes.
Baca juga: Polri siapkan 166 SPPG untuk diresmikan Presiden di Tuban
Ia menyebut pihaknya melibatkan sebanyak 47 relawan bekerja di SPPG Polres Sigi yang 30 persen di antaranya merupakan warga setempat.
"Ke depan kami ingin memastikan semua sekolah di Desa Maku ini sudah terlayani program MBG," sebutnya.
Sementara Kapolres Sigi AKBP Kari Amsah Ritonga menyebutkan akan melibatkan pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan dan Dokkes Polda Sulteng untuk memeriksa kandungan gizi setiap makanan sebelum didistribusikan ke sekolah-sekolah.
"Tentunya kita semua baik pemerintah daerah, Badan Gizi Nasional, Dinas Kesehatan maupun Dokkes Polda Sulteng mempunyai tanggung jawab dalam melakukan pengawasan secara menyeluruh atas pelaksanaan program MBG khususnya di Kabupaten Sigi," katanya.
Ia menuturkan pentingnya dilakukan pengawasan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti keracunan pada siswa yang menerima program MBG tersebut.
Baca juga: Presiden: Implementasi MBG gerakkan ekonomi di desa-desa





