Prabowo Pangkas Bunga Kredit Mekaar Jadi 8%, Kopdes Disiapkan Jadi Solusi

bisnis.com
2 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto mengatakan pemerintah akan memperluas akses pembiayaan murah bagi masyarakat melalui jaringan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang mulai dioperasikan di berbagai daerah.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo dalam agenda peresmian operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).

Menurut Presiden, koperasi akan menjadi bagian penting dalam mendorong industrialisasi sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat desa.

“Jadi ini semua akan mendukung industrialisasi melalui Koperasi Merah Putih,” kata Prabowo.

Ia mengungkapkan pemerintah juga tengah menyiapkan skema kredit berbunga rendah untuk masyarakat kecil, termasuk pelaku usaha ultra mikro.

“Juga kita salurkan nanti kredit-kredit murah untuk rakyat. Kredit murah untuk rakyat,” ujarnya.

Baca Juga

  • Catat! Ini Perbedaan Tugas Pengurus & Manajer KopDes Merah Putih
  • Kemenkop Gandeng Banyak Pihak Perkuat Kopdes Merah Putih
  • Tahapan Selanjutnya Bila Lolos Seleksi Manajer Kopdes Merah Putih 2026

Prabowo mencontohkan penurunan bunga pinjaman program Mekaar milik Permodalan Nasional Madani yang sebelumnya mencapai lebih dari 20 persen.

“Tadinya bunganya itu 24%, 22%, saya perintahkan harus turun di bawah 10%,” tutur Presiden.

Ia menyebut kebijakan tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh Menteri Keuangan dan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau Danantara hingga tingkat bunga berhasil ditekan menjadi 8 persen.

“Akhirnya Menteri Keuangan dan Danantara, ‘Sudah Pak, 8% saja,’ katanya begitu,” ucap Prabowo.

Prabowo menilai kondisi sebelumnya tidak adil karena pengusaha besar bisa memperoleh kredit dengan bunga rendah, sementara masyarakat kecil justru dikenakan bunga tinggi.

“Masa pengusaha besar dapat 9%, emak-emak di kampung-kampung dapat 24%? Nggak benar itu. Kita ubah!” ujarnya.

Dia menambahkan, ke depan koperasi juga akan dilengkapi layanan lembaga keuangan untuk menyalurkan pembiayaan murah langsung ke masyarakat.

“Nanti akan ada gerai lembaga keuangan di koperasi ini,” katanya.

Dalam pidatonya, Prabowo menyebut keberadaan koperasi diharapkan membuat desa lebih mandiri dan tidak lagi bergantung pada pihak luar dalam distribusi hasil produksi maupun kebutuhan logistik.

“Tiap desa tidak akan tergantung dari mana-mana lagi. Dia akan punya kekuatan dia sendiri,” tuturnya.

Menurut Presiden, persoalan klasik petani selama ini selalu berkaitan dengan pupuk, modal usaha, dan distribusi hasil panen ke pasar.

“Masalah petani dari dulu masalahnya sama: pupuk, modal, dan juga habis panen susah ke pasar,” kata Prabowo.

Ia mengungkapkan banyak petani sebelumnya kesulitan menjual hasil panen karena keterbatasan akses transportasi dan distribusi.

“Sekarang koperasi punya truk sendiri, punya pick-up sendiri. Dia tidak akan tergantung ke mana pun,” ujarnya.

Prabowo menjelaskan Koperasi Merah Putih nantinya menjalankan berbagai fungsi layanan ekonomi, mulai dari distribusi sembako, pupuk subsidi, gas elpiji, layanan logistik, hingga penyaluran bantuan pemerintah.

Selain itu, koperasi juga akan dilengkapi fasilitas apotek dengan harga obat murah bagi masyarakat.

“Akan ada apotek obat murah. Obat yang kita tekan sehingga semurah-murahnya bisa dicapai oleh rakyat di seluruh Indonesia,” tandas Prabowo.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Probolinggo lakukan monev penerapan tiket daring wisata Gunung Bromo
• 17 jam laluantaranews.com
thumb
Pasar ”Long Weekend”, Rupiah Kian Tenggelam hingga Tembus Rp 17.600
• 23 jam lalukompas.id
thumb
KAI Layani 155,8 Juta Pelanggan Subsidi hingga April 2026
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Final Piala Dunia 2026 Hadirkan Konser Musik Bertabur Bintang | BERITA UTAMA
• 18 jam lalukompas.tv
thumb
Harga Emas Babak Belur Sepekan Terakhir: UBS Menguap Rp78.000 per Gram dalam Sehari
• 11 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.