8 Jenazah Korban Kecelakaan Bus ALS Diserahkan, Tangis Keluarga Pecah

jpnn.com
21 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, PALEMBANG - Tangis histeris keluarga tak terbendung saat menerima delapan jenazah korban kecelakaan Bus ALS di RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang.

Penyerahan kedelapan jenazah dipimpin langsung oleh Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rony Samtana.

BACA JUGA: 14 Jenazah Korban Kecelakan Bus ALS Teridentifikasi, Ini Nama Mereka

"14 jenazah sudah diserahkan ke pihak keluarga dan akan dipulangkan ke daerah masing-masing dengan pengawalan aparat kepolisian," ungkap Rony, Sabtu (16/5/2026).

Adapun jenazah yang telah dipulangkan di antaranya Zulpan Efendi menuju Medan, sementara satu keluarga korban yakni Agustina Maharani (24), balita Abella Zea Septiana dan Aldi Sulistiawan diberangkatkan ke Way Kanan, Lampung.

BACA JUGA: Anggota TNI AD di Palembang Tewas di Tempat Hiburan Malam

Selain itu, jenazah Ariyanto dan Martoni dipulangkan ke Muratara. Sedangkan jenazah Klinton Wardana Marbun diterbangkan menuju Semarang melalui layanan kargo Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang.

Kepala Biro Laboratorium Kedokteran dan Kesehatan Pusdokkes Polri Brigjen Pol dr. Sumy Hastry Purwanty menjelaskan proses identifikasi korban dilakukan secara menyeluruh, termasuk melalui pemeriksaan media lanjutan dan pencocokan data keluarga.

BACA JUGA: Rute Lengkap dan Jadwal Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda 2026 di Kota Bandung

Kata Sumy, salah satu korban berhasil dikenali melalui hubungan kekerabatan dengan korban lain yang turut meninggal dalam kecelakaan tersebut.

"Ada juga tiga jenazah yang berhasil diidentifikasi melalui data sekunder, yakni Abella Zea Septiana yang merupakan anak dari Aldy Sulistiawan dan Agustina Maharani," serunya.

Di tengah proses penyerahan jenazah, tangisan keluarga pecah saat ambulans satu per satu membawa korban menuju kampung halaman mereka.

Yasmi, kerabat pasangan suami istri Ngadiono dan Jumiatun mengungkapkan, keduanya merupakan perantau di Medan yang baru saja kembali dari kampung halaman di Pati, Jawa Tengah pada awal Mei lalu.

Namun, perjalanan mereka menuju perantauan berubah menjadi tragedi setelah Bus ALS yang ditumpangi mengalami kecelakaan di jalur Lintas Sumatera pada 6 Mei 2026 lalu.

"Dia itu sejak muda sudah merantau ke Medan, tetapi memang sering pulang ke Pati," kata Yasmi.

Sementara itu, Jumiatun yang sempat menjalani perawatan intensif akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada Jumat (15/5/2206) pagi kemarin dan turut dipulangkan ke Pati, Jawa tengah.(mcr35/jpnn) 


Redaktur : Yessy Artada
Reporter : Cuci Hati


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Real Madrid Selangkah Lagi Resmikan Jose Mourinho sebagai Pelatih Baru
• 22 jam lalumedcom.id
thumb
Paceklik gelar Ronaldo lanjut setelah Al-Nassr ditaklukkan Osaka 0-1
• 8 jam laluantaranews.com
thumb
OJK: Satu Bank Umum Syariah Hasil Spin-off Akan Lahir Tahun Ini
• 5 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Horor! Puluhan Lubang Raksasa Muncul dan Mendadak Ambles, Rumah Warga Ambruk dan Hancur 
• 1 jam laluerabaru.net
thumb
Geger 3 Anak di Malaka NTT Bunuh Ayah
• 3 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.