Prabowo: Program MBG Akan Diteruskan, Tak Boleh Ada Penyelewengan

kompas.com
6 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com- Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan tetap diteruskan dengan catatan tidak boleh ada penyelewengan.

"MBG akan kita teruskan, tapi kita harus tertibkan ke dalam. Tidak boleh ada penyelewengan," ucap Prabowo dalam agenda dalam agenda Panen Raya Jagung dan Groundbreaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri, di Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).

Baca juga: Di Hadapan Prabowo, Kapolri Sebut Polri Kini Miliki 1.376 SPPG Dukung Program MBG

Alasan tetap dilanjutkan, kata Prabowo, program MBG begitu penting bagi rakyat dan menjadi program yang strategis bagi pemerintah.

"MBG begitu penting, begitu strategis untuk rakyat. Dengan Koperasi Merah Putih, MBG, desa nelayan, ditopang oleh kemampuan pertanian kita, ditopang oleh perikanan kita," ucapnya.

Menurutnya, dengan kemampuan pertanian saat ini, produksi pangan nasional dipastikan aman dan berhasil mencapai swasembada untuk komoditas utama penyedia karbohidrat (beras, jagung) dan protein hewani.

"Produksi pangan di Indonesia akan aman karena tersedianya karbohidrat, protein aman, ternak. Jagung strategis untuk pakan ternak. Jadi kedaulatan kita terjaga dan diamankan," ucap Prabowo.

Baca juga: Prabowo: Kalau Ada Pemimpin Enggak Beres, Copot!

Masih dalam kesempatan tersebut, Prabowo mengaku memiliki kedekatan dengan para petani karena latar belakangnya sebagai komandan tempur di TNI.

Menurut dia, seorang prajurit tidak bisa menjalankan operasi tanpa ketersediaan pangan, terutama beras.

Karena itu, komandan pasukan tempur harus memahami pentingnya pangan dalam setiap operasi militer.

"Saya dekat dengan para petani karena saya cukup lama menjadi Ketua Umum HKTI, yang sekarang saya diganti oleh Ketua Umum yang sekarang adalah Wakil Menteri Pertanian ya. Pak Sudaryono," kata Prabowo.

Baca juga: Kapolri Belum Terima Bintang Mahaputera, Prabowo: Nanti Presiden yang Kasih

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Prabowo memaparkan, sebelum menjalankan operasi, pasukan tidak hanya memeriksa persediaan peluru, tetapi juga menghitung stok beras untuk menentukan lamanya operasi berlangsung.

Oleh karena itu, kata Prabowo, para prajurit juga diajarkan bertahan hidup ketika tidak memiliki makanan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sapi Kurban Presiden Prabowo 2026: Jenis Brangus 1,15 Ton dari Tangerang Seharga Rp110 Juta
• 12 jam lalumatamata.com
thumb
5 Berita Populer: Istri Virgoun Melahirkan; BTS Tampil di Final Piala Dunia
• 14 jam lalukumparan.com
thumb
Persis Solo Taklukkan Dewa United 1-0, Peluang Bertahan di Super League Masih Hidup
• 2 jam lalumedcom.id
thumb
Untuk Pertama Kalinya, Pupuk Subsidi Hadir di Rongkong Luwu Utara
• 12 jam laluterkini.id
thumb
Rekam Jejak Jauhar Fikri Saleho, dari Aktivis PMII ke Bursa Ketua PKB Lamongan
• 1 jam laluberitajatim.com
Berhasil disimpan.