JAKARTA, KOMPAS.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan Polri bakal memiliki total 28 gudang ketahanan pangan pada Juni 2026 untuk mendukung stabilitas pasokan pangan nasional.
Hal itu disampaikan Sigit dalam sambutannya pada acara panen raya jagung serentak dan groundbreaking 10 gudang ketahanan pangan Polri yang dihadiri Presiden Prabowo Subianto, Sabtu (16/5/2026).
Baca juga: Di Hadapan Prabowo, Kapolri Sebut Polri Kini Miliki 1.376 SPPG Dukung Program MBG
Sigit menjelaskan saat ini Polri telah membangun 18 gudang penyimpanan pangan di 12 provinsi.
Pada hari yang sama, Polri juga memulai pembangunan 10 gudang ketahanan pangan baru secara serentak.
“Polri telah membangun 18 gudang penyimpanan pada lahan Polri di 12 provinsi, pada hari ini akan dilaksanakan groundbreaking secara serentak pembangunan 10 gudang ketahanan pangan,” ujar Sigit dikutip dari tayangan YouTube Setpres, Sabtu.
“Sehingga total gudang ketahanan Polri nantinya akan mencapai 28 unit,” lanjut dia.
Baca juga: Kapolri: Polri Sudah Bangun 33 SPPG di Wilayah 3T
Menurut Sigit, masing-masing gudang memiliki kapasitas penyimpanan sebesar 1.000 ton, sementara satu gudang utama memiliki kapasitas hingga 10.000 ton.
Ia menargetkan seluruh pembangunan gudang tersebut selesai pada Juni 2026.
Sigit mengatakan pembangunan gudang dilakukan untuk mendukung peningkatan volume hasil panen melalui kerja sama dengan Perum Bulog.
Menurut dia, keberadaan gudang tersebut diharapkan mampu menjaga stabilitas pasokan pangan di berbagai daerah.
“Pembangunan gudang tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas penyimpanan guna menjaga stabilitas pasokan bahan pangan di berbagai wilayah tidak hanya jagung namun juga beras dan berbagai komoditas pangan lainnya,” ujar Sigit.
Baca juga: Di Depan Prabowo, Kapolri Pamer Berhasil Panen Jagung 3,9 Juta Ton Pada 2025
Selain pembangunan gudang, Polri juga mengembangkan berbagai inovasi di sektor pertanian, mulai dari vertical dryer, mobil pemipil, pompa tenaga surya, atmosphere water generator, hingga mobile rotary dryer untuk membantu proses pengolahan hasil panen jagung.
Sigit menegaskan Polri berkomitmen mendukung ekosistem pertanian jagung secara menyeluruh dari hulu hingga hilir, termasuk memastikan penyerapan hasil panen petani.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




