Pria Ini Digunduli Massa usai Terang-Terangan Menghina Alquran

cnbcindonesia.com
4 jam lalu
Cover Berita
Foto: Sekelompok Muslim mencukur rambut seorang pria LGBTQ setelah ia mengejek Al-Quran. (Tangkapan Layar Video Tiktok/xzzz489)

Jakarta, CNBC Indonesia - Ribuan umat Muslim berkumpul di luar sebuah cafe di Bangkok menuntut permintaan maaf dari seorang pria yang mengejek dan menghina Al-Quran saat live di media sosial pada Minggu (10/5) lalu.

Saat live, pria yang disebut bagian dari komunitas LGBTQ tersebut diperingatkan oleh pria lain bahwa ucapannya itu akan menyeretnya ke neraka. Alih-alih berhenti, dia malah mengabaikan sambil menjawab "Saya akan masuk neraka juga, saya yakin," ujarnya, seperti dikutip dari Bangkok Post.

Baca: Apa Itu Organisasi 'Yakuza Maneges' yang Tiba-Tiba Dibentuk di RI?

Tak pelak, aksinya itu memicu reaksi keras dari komunitas Muslim dan kelompok agama di Thailand. Mereka menilai hal tersebut sebagai tindakan pelecehan dan penghinaan terhadap agama.


Buntut dari live itu, ribuan umat Islam berkumpul di Soi Ramkhamhaeng 53, menuntut pria tersebut untuk mengakui kesalahannya dan menyampaikan permintaan maaf secara terbuka. Mereka berpendapat, aksi penghinaan agama jika dibiarkan akan dinormalisasi oleh pihak lain, bahkan berpotensi memicu ketegangan di tengah masyarakat yang multikultural.

Digeruduk massa, pria dalam video viral tersebut mengaku kapok, dia bahkan menampar wajahnya sendiri untuk menunjukkan penyesalannya.

Narupol, seorang Muslim yang tinggal di Bangkok, mengatakan persoalan ini baru dianggap selesai jika pria tersebut memenuhi tiga tuntutan: mencukur kepalanya, mengucapkan kalimat syahadat sebagai pernyataan masuk Islam, dan menyampaikan permintaan maaf kepada umat Muslim di akun Facebook pribadinya.

Pria itu setuju untuk digunduli kepalanya. Saat digunduli, sejumlah orang di kerumunan mencoba menyerangnya. Keributan pun terjadi, hingga polisi setempat harus turun tangan.

Saat video penggundulan tersebut tersebar di sosial media, sejumlah orang menilai bahwa itu adalah bentuk penindasan karena massa menggunakan kekerasan fisik di bawah naungan agama.


(hsy/hsy) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: Barcelona Jadi Juara Liga Spanyol Usai "Bantai" Real Madrid 2-0

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BPBD DKI: Waspada Banjir Rob di Pesisir Utara Jakarta hingga 21 Mei 2026
• 7 jam laluliputan6.com
thumb
334 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta saat Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus
• 20 jam laluidxchannel.com
thumb
Momen Pertemuan Fadil Imran dan Ashabul Kahfi di Jakarta, Hangat dan Sarat Makna
• 11 jam laluterkini.id
thumb
Menlu Iran Hadiri Forum BRICS di India di Tengah Ketegangan Kawasan | KOMPAS SIANG
• 3 jam lalukompas.tv
thumb
Seorang Pria Tewas Dikeroyok di Tempat Biliar, Jatuh dari Lantai Dua Gedung
• 8 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.