REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Sebuah laporan media menyebut ada peluang Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengundurkan diri dan menyerahkan jabatannya kepada Wali Kota Manchester Andy Burnham. Hal tersebut dapat terjadi jika Burnham berhasil memenangi pemilihan sela di daerah pemilihan Makerfield, menurut laporan The Telegraph, Jumat (15/5/2026).
Hampir 100 anggota parlemen Inggris mendesak pengunduran diri Starmer setelah Partai Buruh kalah besar dalam pemilu daerah baru-baru ini. Sejumlah menteri kabinet juga telah mengundurkan diri sebagai protes terhadap Starmer, termasuk Menteri Kesehatan dan Sosial Wes Streeting, yang diketahui merupakan rival utama sang PM Inggris.
Baca Juga
PM Inggris Keir Starmer Diambang Mosi Tidak Percaya
Keir Starmer Menolak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
70 Anggota Parlemen dan Menteri Minta Keir Starmer Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
Adapun Burnham, salah satu penantang lain PM Starmer, berencana mencalonkan diri sebagai anggota parlemen, yang akan memungkinkannya memicu pemilihan perdana menteri yang baru.
Sementara itu, figur-figur terdekat dengan Starmer mendesak sang PM agar tidak menyatakan pengunduran dirinya sebelum pemilihan sela berlangsung pada 18 Juni. Pasalnya, pengunduran diri sebelum tanggal tersebut dapat memicu "kekacauan" dalam pemilihan ketua Partai Buruh, menurut laporan The Telegraph.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Laporan tersebut juga menyebut bahwa figur senior Partai Buruh Angela Rayner dan Ed Miliband mungkin dapat menahan ambisi kepemimpinan mereka demi mendukung Burnham, jika ia berhasil memenangi pemilihan sela dan memicu digelarnya pemilihan ketua partai baru.
View this post on Instagram
A post shared by Republika Online (@republikaonline)