SMA Al Hikmah Surabaya kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas wawasan internasional melalui program Al Hikmah Global Visit.
Dalam kegiatan yang berlangsung pada 11–13 Mei 2026 tersebut, delegasi sekolah mengunjungi tiga perguruan tinggi ternama, yakni National University of Singapore (NUS), Nanyang Technological University (NTU), dan Universiti Sains Islam Malaysia (USIM).
Program ini diikuti langsung oleh Ansari Setyo Prabowo Kepala SMA Al Hikmah Surabaya, Purwono Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas, serta Imron Setiawan Koordinator Bidang Internasional.
Melalui kunjungan tersebut, rombongan memperoleh kesempatan untuk mengenal lebih dekat atmosfer akademik internasional, sistem pembelajaran modern, fasilitas kampus berstandar global, hingga peluang studi lanjut di luar negeri.
Ansari Setyo Prabowo mengatakan bahwa program ini menjadi bagian dari langkah strategis sekolah dalam membangun jejaring internasional dan menyiapkan siswa menghadapi tantangan global.
“Melalui Al Hikmah Global Visit, kami ingin membuka cakrawala berpikir siswa agar memiliki perspektif internasional dan keberanian untuk bersaing di tingkat dunia. Pengalaman melihat langsung budaya akademik di kampus-kampus terbaik ini tentu menjadi motivasi besar bagi siswa untuk terus berkembang,” ujar Ansari dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (16/5/2026).
Ansari menambahkan, kunjungan ini juga memberikan banyak inspirasi terkait inovasi pendidikan dan kolaborasi lintas negara yang dapat diterapkan di lingkungan sekolah.
“Kami melihat bagaimana kampus-kampus tersebut membangun budaya riset, inovasi, dan kolaborasi secara kuat. Harapannya, semangat itu dapat menginspirasi siswa SMA Al Hikmah Surabaya untuk terus berprestasi dan berkontribusi secara global,” tambahnya.
Sementara itu, Imron Setiawan menyebut program ini menjadi sarana penting untuk memperluas wawasan pendidikan internasional bagi sekolah maupun peserta didik.
“Tidak hanya mengenal kampus dunia, kegiatan ini juga memperkuat relasi internasional yang nantinya dapat membuka peluang kolaborasi pendidikan di masa mendatang,” jelas Imron.(faz)




