Balapan sprint MotoGP Catalunya di Sirkuit Barcelona-Catalunya pada Sabtu (16/5/2026), menghadirkan duel ketat hingga garis finis.
Alex Márquez (Gresini) berhasil mengalahkan Pedro Acosta (KTM) dalam pertarungan dramatis yang hanya dipisahkan 0,041 detik.
Sejak awal balapan, Pedro Acosta tampil agresif setelah meraih pole position pertamanya sejak 2024. Ia langsung memimpin lomba dengan start sempurna, memanfaatkan posisi terdepan untuk menjaga ritme di depan para rival.
Namun dominasi Acosta tidak bertahan lama. Memasuki lap keempat, Alex Márquez mulai menekan dan akhirnya berhasil mengambil alih posisi terdepan di tikungan pertama. Sejak saat itu, ia mencoba membangun jarak dari rombongan pengejar.
Meski sempat unggul hingga lebih dari setengah detik, Alex Márquez tidak bisa benar-benar menjauh. Acosta kembali menemukan kecepatan terbaiknya di lap-lap akhir dan terus memberi tekanan hingga garis finis, menciptakan salah satu sprint finish paling ketat dalam sejarah MotoGP.
Di belakang keduanya, Fabio Di Giannantonio dari VR46 melengkapi podium setelah duel sengit melawan Raúl Fernández dari Trackhouse. Fernández harus puas di posisi keempat setelah gagal mempertahankan tekanan hingga lap terakhir.
Balapan ini juga menjadi akhir pekan yang berat bagi Aprilia. Jorge Martín terjatuh saat berada di posisi enam. Sementara sang pemimpin klasemen, Marco Bezzecchi, hanya mampu finis di posisi sembilan. (saf/faz)




