Proyek HAT, Dirut PT Berdikari Siapkan Fondasi Emas Perunggasan Nasional

jpnn.com
17 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - PT Berdikari menurunkan tim ke lapangan untuk menelusuri perkembangan proyek Hilirisasi Ayam Terintegrasi (HAT) di Malang, pada Selasa (12/5) lalu.

PT Berdikari bersama tim ahli yang terdiri dari drh. Trioso Purnawarman dan Ir. Sahrul turun langsung meninjau Proyek Hilirisasi Ayam Terintegrasi (HAT) di Malang.

BACA JUGA: Hadiri Rakor Perunggasan, Plt. Mentan: Harus Tumbuh Bersama

Peninjauan tersebut turut dihadiri Direktur Pembibitan Hari Suhada untuk memastikan proyek HAT kokoh demi menyiapkan fondasi emas industri perunggasan nasional dari hulu hingga hilir.

PT Berdikari memastikan setiap aspek Feasibility Study (FS) dan site plan selaras dengan realitas lapangan agar proyek berjalan matang, terukur, dan sesuai kebutuhan industri.

BACA JUGA: Begini Cara Kementan Jaga Stabilisasi Perunggasan

Direktur Utama PT Berdikari Maryadi menyebutkan proyek itu sebagai ikhtiar besar perusahaan dalam membangun ekosistem peternakan yang terintegrasi.

“Melalui proyek HAT, kami ingin memperkuat kemandirian industri perunggasan nasional sekaligus meningkatkan produktivitas peternak rakyat dan memperkuat kemandirian industri perunggasan,” ujar Maryadi.

BACA JUGA: Pemerintah Diminta Tidak Serahkan Urusan Perunggasan Nasional ke Tangan Swasta

Menurut dia, langkah tersebut sejalan dengan semangat pemerintah dalam mempercepat swasembada pangan nasional melalui Inpres Nomor 2 Tahun 2026.

Selain itu, hadirnya ketentuan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 34 Tahun 2025 yang memberi arah sekaligus memastikan sektor pertanian dan peternakan nasional, bergerak berdasarkan tata kelola yang tertib dengan standar usaha yang terukur.

“PT Berdikari semakin serius memastikan setiap tahapan Proyek HAT berjalan optimal, mulai dari perencanaan, pembangunan, hingga implementasi di lapangan, sehingga mampu memberikan dampak nyata bagi peternak rakyat dan swasembada pangan nasional,” tutur Hasbi.

Dengan ekosistem yang saling terhubung, peternak tidak lagi berjalan sendiri menghadapi dinamika pasar.

“Selain memperkuat swasembada pangan nasional, proyek HAT juga menjadi langkah strategis dalam mendukung keberlanjutan program MBG,” tambahnya. (mcr4/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kementan Upayakan Langkah Stabilisasi Perunggasan Nasional


Redaktur : Dedi Sofian
Reporter : Ryana Aryadita Umasugi


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mensesneg Sebut Cadangan Beras RI Tembus 5,3 Juta Ton: Pangan Aman, Harga Terjangkau
• 5 jam laluviva.co.id
thumb
Apa Motif Kim Jong-un Mengamandemen Konstitusi dengan Menghilangkan “Unifikasi”?
• 22 jam laluerabaru.net
thumb
China Akan Beli Boeing dan Mesin Pesawat dari AS
• 12 jam laluviva.co.id
thumb
Operasi Rahasia AS Buat Salahkan Kuba Gagal Dieksekusi
• 57 menit laludetik.com
thumb
AHY Wanti-wanti Pembangunan Ekonomi Tak Boleh Rusak Lingkungan
• 3 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.