Waka MPR Hormati Sikap SMAN 1 Pontianak, Tegaskan Tak Boleh Ada Intimidasi

detik.com
2 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno menghormati sikap resmi SMAN 1 Pontianak yang secara resmi menolak untuk terlibat dalam lomba cerdas cermat ulang.

"Surat resmi dari SMAN 1 Pontianak sudah kami diterima dan kami menghormati sikap tersebut. Dialog sudah kami lakukan dengan pihak SMAN 1 secara terbuka dan penuh kekeluargaan ketika Kepala dan Wakil Kepala Sekolah SMAN 1 Pontianak bersilaturahim ke MPR RI pada hari Kamis (14 Mei)," jelas Eddy, dalam keterangannya, Sabtu (16/5/2026).

Eddy juga merespons isu mengenai intimidasi dari oknum tertentu terhadap Josepha dan rekan-rekannya grup C SMAN 1 Pontianak. Ia menegaskan tidak boleh ada intimidasi dalam bentuk apapun terhadap Josepha dan rekan-rekannya maupun pihak SMAN 1 Pontianak sebagai kelembagaan.

Baca juga: Polemik LCC MPR: Final Diulang tapi SMAN 1 Pontianak Pilih Tak Ikut

"Tidak boleh ada intimidasi dalam bentuk apapun terhadap Josepha, rekan-rekan satu grupnya maupun SMAN 1 Pontianak. Sikap mereka wajib dihormati dan saya berkomitmen melindungi mereka dari intimidasi dalam bentuk apapun," tegas Eddy.

Eddy menjelaskan Pimpinan MPR terbuka dan mengapresiasi support berbagai pihak terhadap Josepha dan rekan-rekannya di SMA 1 Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar).

"Ini menjadi momentum perbaikan terus menerus bagi rangkaian acara LCC Empat Pilar MPR RI sekaligus perbaikan bagi berbagai metode Sosialisasi Empat Pilar MPR ke depannya," jelas Wakil Ketua Umum (Waketum) PAN tersebut.

Baca juga: KPAI Nilai Final LCC MPR di Kalbar Tak Perlu Ulang, Koreksi Keputusan Juri

Eddy juga menghargai kebesaran hati pimpinan SMAN 1 Pontianak yang siap membantu SMAN 1 Sambas selaku juara 1 lomba, untuk mempersiapkan diri sebaik-baiknya menghadapi tahapan final nantinya.

"Saya salut dengan sikap kesatria dan sportivitas tinggi dari seluruh civitas SMAN 1 Pontianak yang tidak hanya siap mendukung juara 1 lomba untuk maju ke tahapan final lomba nasional LCC, namun juga semangat mereka untuk tetap mengikuti LCC MPR RI di tahun-tahun mendatang," pungkasnya.




(akd/ega)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ahmad Sahroni: Gaji Hakim Tak Layak Bisa Picu Kasus Suap
• 6 jam lalukompas.com
thumb
Gubernur Papua Dorong Hilirisasi Hasil Hutan di Sarmi
• 8 menit lalurepublika.co.id
thumb
Setahun Berlalu, Belum Banyak yang Berubah: Kondisi Rakyat China Hari Ini
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Kapolri: Polri Sudah Bangun 33 SPPG di Wilayah 3T
• 8 jam lalukompas.com
thumb
Kronologi Pemuda di Bogor Tewas Usai Mainan Ular Weling, Videonya Viral
• 16 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.