REPUBLIKA.CO.ID, KENDARI -- Petani dengan menggunakan mesin combine harvester memanen padi yang terdampak banjir di areal persawahan Amohalo, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Sabtu (16/5/2026).
Pemkot Kendari mencatat sebanyak 151 hektare dari 320 hektare sawah di wilayah itu terendam banjir pada Sabtu (9/5) lalu yang menyebabkan 73 hektare diantaranya mengalami gagal panen sedang sisanya masih dapat dipanen guna mendorong percepatan pemulihan pada musim tanam berikutnya.
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px} Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} sumber : Antara Foto
Advertisement




