Kementerian Kesehatan Palestina menyebut pasukan Israel menembak mati seorang pria di kamp pengungsi Jenin di Tepi Barat. Sementara militer Israel mengklaim pasukannya menembak pria itu karena korban mencoba menyusup ke daerah tersebut.
Dilansir AFP, Sabtu (16/5/2026), korban teridentifikasi bernama Nour al-Din Kamal Hassan Fayyad (34). Korban terbunuh oleh tembakan pasukan Israel di kamp Jenin.
Bulan Sabit Merah Palestina menyebut timnya di Jenin menerima seorang pria tanpa tanda-tanda bernapas atau denyut nadi dari dalam kamp Jenin setelah ia menderita luka tembak di paha.
Sementara itu, militer Israel mengatakan pasukannya menembak korban ketika pria itu mencoba memasuki Kamp Jenin.
"Tentara IDF mengidentifikasi seorang tersangka yang mencoba menyusup ke daerah Kamp Jenin, tempat tentara beroperasi, dan masuk dilarang," kata militer dalam sebuah pernyataan.
Pasukan Israel awalnya melepaskan tembakan peringatan, tetapi pria itu terus mendekati kamp.
"Setelah tersangka menolak untuk mematuhi perintah dan terus berusaha mendekati area tersebut, para tentara menembak ke arahnya, mengakibatkan luka-lukanya," demikian pernyataan militer Israel.
Pasukan Israel menambahkan bahwa para tentaranya memberikan perawatan medis awal kepada korban sebelum menyerahkannya kepada Bulan Sabit Merah.
Israel melancarkan operasi militer besar-besaran pada Januari tahun lalu di beberapa kamp pengungsi Palestina utara, di mana tentara mengatakan mereka berupaya memberantas kelompok-kelompok bersenjata.
Operasi tersebut menargetkan kamp Jenin dan Tulkarem dan telah menyebabkan hampir 40.000 warga Palestina mengungsi, menurut badan PBB untuk pengungsi Palestina, UNRWA.
Militer Israel telah menutup kamp Jenin, hanya mengizinkan warga pengungsi untuk mengakses rumah dan barang-barang mereka dalam jumlah terbatas.
Sejak perang di Gaza pecah pada Oktober 2023, kekerasan yang hampir setiap hari juga mengguncang Tepi Barat, yang telah diduduki Israel sejak 1967.
Tentara atau pemukim Israel telah membunuh setidaknya 1.073 warga Palestina sejak saat itu, termasuk banyak militan, menurut perhitungan AFP berdasarkan data kementerian kesehatan Palestina.
Angka resmi Israel menunjukkan setidaknya 46 warga Israel telah tewas dalam serangan Palestina atau selama operasi militer Israel dalam periode yang sama.
(fas/fas)





