Soekarno Bukan Milik Satu Partai, Prabowo: Milik Bangsa Indonesia

cnbcindonesia.com
15 jam lalu
Cover Berita
Foto: Presiden Prabowo Subianto Resmikan Operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu, (16/5/26). (Tangkapan Layar Youtube/Sekretariat Presiden)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan tokoh pendiri bangsa bukanlah milik suatu pertai tertentu, khususnya Presiden ke-1 Indonesia, Ir. Soekarno.

Terutama karena bapak pendiri bangsa seperti Soekaro ia sebut menjadi bahan pembelajaran dirinya selama ini, hingga menjadi Presiden Republik Indonesia.


Baca: Prabowo Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, Simbol Perjuangan Buruh

"Sebetulnya saya yang banyak belajar dari ajaran-ajarannya Bung Karno. Jadi maaf, Bung Karno bukan milik satu partai. Bung Karno adalah milik seluruh bangsa Indonesia," tegas Prabowo saat memberikan sambutan pada acara peresmian Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).

Ajaran para pendiri bangsa itu ia katakan membentuk cara pandangnya dalam memimpin. Terutama paham Soekarno yang memegang prinsip politik Indonesia bebas aktif di tingkat global, yakni seribu kawan terlalu sedikit. Satu lawan terlalu banyak.

"Bung Karno, Bung Hatta milik semuanya. Syahrir semua, kita di situ kehebatan kita. Kalau kita mau hebat, kalau kita mau maju. Jadi kita ambil kekuatan dari semua pihak. Itu dahsyat Indonesia itu," kata Prabowo.

Dalam kesempatan itu, Ia juga menegaskan, Indonesia terus memegang teguh politik luar negeri bebas aktif dan memilih menjadi mitra yang baik bagi seluruh negara. Menurut Kepala Negara, prinsip tersebut merupakan bagian dari budaya bangsa Indonesia yang menjunjung tinggi penghormatan kepada sesama.

"Kita hormat dan kita tidak mau ada musuh. Makanya saya canangkan begitu saya jadi Presiden, politik luar negeri Indonesia adalah politik bebas aktif, Non-blok dan Indonesia ingin menjadi tetangga yang baik. We want to be the good neighbor, our policy is the good neighbor policy," tuturnya.

Baca: Prabowo Kumpulkan Menteri di Kertanegara, Sambut Tawaran Bos Hisense

Prabowo turut menyinggung upaya pemerintah memperkuat hubungan dengan negara-negara sahabat dan negara tetangga, termasuk penyelesaian sejumlah persoalan bilateral yang telah berlangsung bertahun-tahun.

"Jadi saya perbaiki hubungan sama Singapura. Perjanjian-perjanjian yang belasan tahun tidak diselesaikan, kita selesaikan. Dengan Vietnam, kita selesaikan. Pak Jokowi, kita selesaikan semua. Sama Tiongkok, kita perbaiki. Alhamdulillah sekarang di Natuna tidak sering terjadi ribut. Sama Malaysia, saya berusaha. InsyaAllah kita selesaikan dengan baik. Sama PNG, kita baik. Sama Australia, kita baik. Semua tetangga, sama Thailand, kita baik," ungkap Presiden Prabowo.


(arj/arj) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: Jaksa Agung Setor Rp 10,2 T ke Negara: Tak Boleh Ada Kebocoran!

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Xabi Alonso dikabarkan jadi pelatih baru Chelsea
• 17 jam laluantaranews.com
thumb
PM Anwar cerita perbaikan toilet sekolah Malaysia hingga Rp4,4 triliun
• 15 jam laluantaranews.com
thumb
Penusukan di Cilincing, Polisi Kantongi Identitas dan Akan Buru Terduga Pelaku
• 6 menit lalukompas.tv
thumb
Penangguhan Sanksi AS untuk Minyak Rusia Berakhir
• 7 jam laluidxchannel.com
thumb
5 Tips Membagi Daging Kurban agar Tetap Rapi dan Higienis, Jaga Kebersihan agar Kualitas Daging Tetap Terjaga
• 12 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.