China akan beli pesawat dan mesin pesawat Amerika Serikat

antaranews.com
3 jam lalu
Cover Berita
Beijing (ANTARA) - Beijing dan Washington telah mencapai kesepakatan mengenai pembelian pesawat terbang, mesin pesawat, dan komponen lainnya dari Amerika Serikat oleh China, kata Kementerian Perdagangan China pada Sabtu.

“Para pihak mencapai kesepakatan mengenai pembelian pesawat AS oleh China, serta memastikan pasokan mesin pesawat dan komponen AS ke China,” bunyi pernyataan tersebut.

Kedua negara juga sepakat untuk terus mengembangkan kerja sama di bidang-bidang terkait lainnya, tambah kementerian itu.

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut jumlah pesawat Boeing pesanan China, berdasarkan kesepakatan yang telah diumumkan sebelumnya, dapat mencapai 750 unit.

Menurut pemimpin AS tersebut, Beijing setuju untuk membeli 200 pesawat Boeing, meskipun China belum mengonfirmasi kesepakatan tersebut.

"Saya mengatakan ini kepada Boeing dan General Electric, kami akan menggunakan mesin General Electric, yang sangat bagus. Jika mereka melakukan pekerjaan dengan baik, kita bisa mencapai 750 unit," kata Trump kepada media Fox News.

Trump melakukan kunjungan kenegaraan ke China pada 13-15 Mei, di mana dia mengadakan pembicaraan dengan Presiden China Xi Jinping.

Presiden China Xi Jinping menyebut mitranya, Donald Trump, sepakat untuk membangun hubungan China dan AS yang stabil dan strategis serta berkelanjutan.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti

Baca juga: Dubes Djauhari sebut pertemuan Xi--Trump beri sinyal stabilitas

Baca juga: Delapan orang tewas di Bangkok setelah kereta bertabrakan dengan bus


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Surabaya Vaganza 2026 Digelar Sore Nanti, Ini Titik Parkir Yang Perlu Diperhatikan
• 19 jam lalutvonenews.com
thumb
Ribuan Massa Long March Bela Palestina di Jakarta
• 20 jam laludetik.com
thumb
Disaksikan Ribuan Warga Nahdliyin, Rois PBNU Lantik Pengurus Cabang NU Sumenep
• 7 jam laluberitajatim.com
thumb
Nanas Jadi Andalan Baru untuk Tangkal Asam Urat, Ini Kata Ahli Gizi
• 17 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Riset OECD: Utang Obligasi Global Diprediksi Tembus USD 29 T pada 2026
• 15 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.