Kios Miliknya Dibongkar Satpol PP Atas Perintah Dedi Mulyadi, Pedagang Buah Ini Pasrah, Begini Akhirnya

grid.id
7 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Curhatan pedagang buah ini ramai jadi sorotan. Ya, hal ini imbas kios miliknya yang dibongkar Satpol PP atas perintah Dedi Mulyadi.

Sosok pedagang buah tersebut pun diketahui bernama Sri (45) yang memiliki kios buah di Jalan Prof Eyckman, Kecamatan Sukajadi, Kota Bandung. Yang mana lokasi tersebut jadi lokasi yang dibongkar (gusur).

Selama ini, Sri dan suaminya sudah 20 tahun menggantungkan hiduonya dari berjualan buah di trotoar sederhana itu. Usut punya usut, dari kios itulah satu-satu sumber penghasilan keduanya.

"Jualan di sini sudah 20 tahun jualan buah," kata Sri dikutip Grid.ID dari Kompas.com, Sabtu (16/5/2026).

Sri sendiri sebenarnya menyadari kesalahannya. Yakni tempat dirinya membangun kios berada di trotoar yang diperuntukkan untuk pejalan kaki.

Itulah sebabnya, saat kiosnya diruntuhkan dengan alat berat, Sri memilih menerima dan pasrah.

Terlebih, meski kehilangan kios buahnya, Sri mengakui sang suami mendapat uang kompensasi dari penggusuran tersebut.

"Saya mah ikhlas, kan ini bukan tempat saya. Dapat kompensasi, tetapi enggak tahu di suami uangnya," imbuh Sri.

Lebih lanjut, usai kios tersebut dibongkar, Sri dan suami mengaku akan pulang kampung halamannya. Yakni yang terletak di Kabupaten Ciamis.

"Paling pulang dulu ke Ciamis, kalau suami masih nunggu di sini sampai beres," ujarnya.

Sri juge berseloroh, hingga kini dirinya belum mengetahui lokasi relokasi yang dijanjikan pemerintah.

 

Sementara itu, terkait imbas kios milik Sri yang dibongkar Satpol PP atas perintah Dedi Mulyadi, sang gubernur Dedi Mulyadi janjikan uang kompensasi ramai jadi sorotan. Hal ini terjadi usai sang Gubernur Jawa Barat itu menggusur 50 kios Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jalan Eyckman-Sukajadi, Kota Bandung.

Kejadian dibongkarnya 50 kios itu pun terjadi pada Selasa (12/5/2026). Di momen itu, agar tidak menimbulkan konflik, Dedi Mulyadi janjikan uang kompensasi.

Yang mana nantinya uang itu bisa dipakai para pedagang kios untuk memenuhi kebutuhan hidup sementara. Yakni kurang lebih bisa untuk sekitar satu bulan.

"Yang jelas mereka selama sebulan cukup buat makan di rumah,” ucap Dedi Mulyadi dikutip Grid.ID dari TribunJabar.id.

Tak berhenti sampai di situ, pria yang akrab disapa KDM juga akan berkoordinasi dengan Pemkot Bandung untuk mencari tempat relokasi bagi pedagang yang kiosnya dibongkar.

“Kita cari dengan Pemkot ya. Kalau persoalan penempatan kan kewenangan Pemkot, ini asetnya Pemkot.

Setelah ini kita carikan solusi, yang penting mereka pulang ke rumah, buat bekel sebulan cukup dulu,” beber Dedi.

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Emas vs Reksa Dana, Mana yang Lebih Cocok untuk Ekonomi Saat Ini?
• 4 jam lalubisnis.com
thumb
HUT ke-84, Jusuf Kalla Singgung Perdamaian: Tidak Boleh Diumbar
• 22 jam lalutvonenews.com
thumb
Dari Tongkol Jagung Jadi Briket, Prabowo Puji Inovasi Polri di Sektor Pangan
• 17 jam lalurepublika.co.id
thumb
Kapolri Sebut Program Penanaman Jagung Polri Hasilkan 3,9 Juta Ton Sepanjang 2025
• 18 jam lalupantau.com
thumb
Amiruddin Tegaskan PSM Incar Happy Ending Lawan Persib
• 19 jam lalucelebesmedia.id
Berhasil disimpan.