Kapolri Sebut Program Penanaman Jagung Polri Hasilkan 3,9 Juta Ton Sepanjang 2025

pantau.com
7 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan program penanaman jagung yang dijalankan Polri berhasil menghasilkan 3,9 juta ton jagung sepanjang tahun 2025 sebagai bagian dari dukungan terhadap target swasembada pangan nasional.

“Pada tahun 2025, Polri berhasil merealisasikan penanaman jagung pada lahan seluas 661.112 hektare dengan hasil panen sebanyak 3,9 juta ton,” kata Sigit di Jakarta pada Sabtu, 16 Mei 2026.

Pernyataan tersebut disampaikan Kapolri saat memberikan laporan di hadapan Presiden Prabowo Subianto dalam kegiatan panen raya jagung serentak kuartal II tahun 2026 di Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

Menurut Sigit, capaian tersebut turut mendukung peningkatan produksi jagung nasional tahun 2025 sebesar 6,74 persen atau sekitar 1,8 juta ton dibandingkan periode sebelumnya.

Kapolri juga mengungkapkan Polri masih memiliki potensi pengembangan lahan jagung pada tahun 2026 seluas 1,37 juta hektare di berbagai wilayah Indonesia.

Panen Raya Kuartal II Capai Potensi 1,23 Juta Ton

Pada panen raya kuartal I yang digelar pada 8 Januari 2026, panen dilakukan di lahan seluas 91 ribu hektare dengan hasil mencapai 884.129 ton jagung.

Sementara itu, pada panen raya kuartal II tahun 2026 yang dipimpin Presiden Prabowo di Tuban, luas lahan yang dipanen mencapai 189.760 hektare.

Potensi hasil panen pada kuartal II diperkirakan mencapai 1,23 juta ton jagung.

“Sebanyak 100 ton jagung hasil panen tersebut akan diekspor ke Malaysia melalui perbatasan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat,” ujar Kapolri.

Kapolri menjelaskan koperasi membeli jagung dari petani dengan harga Rp6.500 per kilogram.

Jagung tersebut kemudian dijual ke Malaysia dengan harga Rp7.000 per kilogram.

Skema tersebut menghasilkan margin keuntungan sebesar Rp500 per kilogram.

Menurut Sigit, pola tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem pangan nasional sekaligus meningkatkan nilai ekonomi hasil panen petani.

Panen Jagung di Tuban Dikirim ke Bulog

Di Kabupaten Tuban, Polri melaksanakan panen raya di lahan perhutanan sosial seluas 101,5 hektare.

Lahan tersebut dikelola oleh empat kelompok tani yakni KTH Wono Lestari, LMDH Jenggolo Manik, LMDH Wono Mulyo, dan lahan milik PT Semen Indonesia.

Dari luas lahan tersebut, potensi hasil panen diperkirakan mencapai 609 ton jagung.

“Dari luas lahan tersebut, potensi hasil panen diperkirakan mencapai 609 ton dan seluruh hasil panen akan dikirimkan ke Bulog guna mendukung penguatan cadangan pangan pemerintah dan menjaga stabilitas pasokan,” kata Sigit.

Selain panen raya jagung, agenda di Tuban juga dirangkaikan dengan peletakan batu pertama pembangunan 10 gudang ketahanan pangan Polri.

Kegiatan tersebut juga disertai peluncuran operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Polri untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polda Riau Panen 117,3 Ton Jagung, Tegaskan Komitmen Kawal Swasembada Pangan
• 8 jam laludetik.com
thumb
Pascakebakaran Gedung Jantung RSUD dr Soetomo, Kondisi Pasien Kritis Mulai Stabil
• 6 jam laluberitajatim.com
thumb
Trump Klaim AS Raup Keuntungan Besar dari Minyak Venezuela usai Tumbangnya Maduro
• 14 jam lalumetrotvnews.com
thumb
39 Ruas Jalan Jakarta Dialihkan Saat Lomba Lari Minggu Pagi
• 5 jam lalukompas.com
thumb
ChatGPT Dibobol Hacker? OpenAI Pastikan Data Pengguna Aman
• 16 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.