Prabowo Subianto Presiden RI menyebut masyarakat tak khawatir dengan pelemahan rupiah yang kini menembus Rp17.600 per dolar Amerika Serikat (AS). Menurutnya, masyarakat khususnya di desa tidak perlu khawatir karena sehari-harinya tidak menggunakan dolar AS.
“Selama Purbaya (Menteri Keuangan) bisa senyum, tenang saja, tidak usah khawatir. Mau dolar berapa ribu pun, kalian di desa tidak pakai dolar. Yang pusing itu yang suka ke luar negeri,” kata Prabowo Subianto Presiden RI saat peluncuran 1.061 gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (17/5/2026).
Melansir Antara, pernyataan itu disampaikan Prabowo di hadapan sejumlah pejabat negara dan direksi BUMN. Candaan tersebut langsung disambut tawa para hadirin, termasuk ketika dirinya menyebut nama Purbaya Yudhi Sadewa Menteri Keuangan.
Meski berkelakar, Prabowo menegaskan fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat meski rupiah sempat melemah hingga berada di level Rp17.600 per dolar AS pada, Jumat (15/5/2026).
“Percaya ekonomi kita kuat, fundamental kita kuat. Indonesia kuat. Percaya kepada kekuatan kita, percaya kepada rakyat kita. Semua pemimpin harus bekerja untuk rakyat,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Prabowo juga sempat melontarkan candaan kepada sejumlah pejabat lain seperti Sakti Wahyu Trenggono Menteri Kelautan dan Perikanan, Rosan Perkasa Roeslani Menteri Investasi dan Hilirisasi, hingga Siti Hediati Heriyadi Ketua Komisi IV DPR RI.
Tak hanya itu, Prabowo juga menyapa Anindya Novyan Bakrie Ketua Umum Kadin Indonesia. “Ah, Anin, kamu yang pusing boleh. Kamu ketua pengusaha, Kadin,” ucapnya.
Presiden menegaskan bahwa Indonesia harus percaya diri menghadapi tantangan ekonomi global dan tidak memiliki mental bangsa yang lemah.
“Kita harus hilangkan sikap bahwa kita bangsa yang lemah, bangsa yang kalah. Kita harus jadi bangsa yang menang, dan kita akan menang, kita akan kuat. Kita akan bangkit saudara-saudara!,” tegas Prabowo. (ant/bil/iss)




