Erdogan Sebut Israel Biang Kerok Krisis di Timur Tengah, Harus Dinetralisir!

viva.co.id
13 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan menekankan pentingnya "menetralisir provokasi Israel" sebagai upaya  membangun perdamaian berkelanjutan di Kawasan Timur Tengah.

Berbicara kepada wartawan dalam penerbangan pulangnya dari Kazakhstan pada hari Jumat, Erdogan mengatakan: "Pertama, provokasi Israel harus dinetralisir, dan kemudian perdamaian sejati harus dibangun," merujuk pada serangan AS-Israel terhadap Iran.

Baca Juga :
Prabowo Ungkap Banyak Negara Minta Bantuan Pupuk dari RI Gegara Konflik Iran
Netanyahu: Israel Telah Menguasai 60 Persen Wilayah Gaza

Ia menggarisbawahi bahwa "provokasi tanpa henti" Israel adalah salah satu pendorong utama krisis regional yang sedang berlangsung, memperingatkan bahwa Tel Aviv berupaya memperluas perang di seluruh Timur Tengah untuk ambisinya sendiri.

"Provokasi Israel yang hingga kini masih berlangsung menjadi salah satu alasan utama krisis ini muncul," ujar Erdogan

Erdogan mengatakan Turki akan meningkatkan kapasitas pertahanan, dan memperdalam hubungan diplomatik dengan sekutu NATO dan Uni Eropa, sambil juga mendesak stabilitas yang lebih besar di seluruh Timur Tengah.

Turki juga akan terus mengerahkan upaya maksimal untuk mencegah kekacauan saat ini berkembang menjadi krisis yang lebih rumit, sambil menekankan bahwa masalah regional harus diselesaikan oleh negara-negara regional itu sendiri, tanpa campur tangan asing.

"Jika stabilitas jangka panjang diinginkan di kawasan ini, semua pihak harus mengesampingkan perhitungan jangka pendek. Negara-negara harus membela hak-hak warga negara mereka sendiri, bukan kepentingan aktor-aktor di luar kawasan,” tambah Erdoğan.

Lebih lanjut, menurut Erdogan, perdamaian abadi di Timur Tengah membutuhkan penghentian tindakan eskalasi dan  melupakan keuntungan politik jangka pendek demi kepentingan negara mereka sendiri dibanding negara asing atau perusahaan multinasional. (Anadolu)

   

Baca Juga :
Provokasi Pawai Zionis di Yerusalem: Teriak 'Matilah Orang Arab', Ben-Gvir Kibarkan Bendera Israel di Al Aqsa
Netanyahu Gugat New York Times usai Terbitkan Artikel Dugaan Pemerkosaan Tahanan Palestina
Hacker Iran Retas Data Orang Kepercayaan Netanyahu, Isi Dokumennya Bikin Geger

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Disajikan Makanan di Depannya, Sherly Tjoanda Malah Gagal Fokus saat Ngobrol dengan Ashanty
• 38 menit lalutvonenews.com
thumb
Beginilah Isi Museum Marsinah di Nganjuk, Ada Jejak Perjuangan dan Sejarah Perburuhan Indonesia
• 12 jam lalukompas.tv
thumb
Resmi! Chelsea Tunjuk Xabi Alonso Jadi Pelatih Baru, Era Baru The Blues Dimulai
• 5 jam lalutvonenews.com
thumb
Viral Video Menkeu Purbaya Bagi Modal Usaha, Kemenkeu: Hoaks!
• 2 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Kronologi Tawuran di Tambora Jakbar, Berawal dari Kejar-kejaran hingga Dua Pemuda Terluka
• 3 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.