Jakarta, tvOnenews.com – Chelsea akhirnya membuat gebrakan besar jelang musim baru dengan resmi menunjuk Xabi Alonso sebagai pelatih kepala anyar. Mantan gelandang elegan asal Spanyol itu diikat kontrak berdurasi empat tahun dan akan mulai bekerja di Stamford Bridge pada 1 Juli 2026.
Keputusan ini menjadi sinyal kuat bahwa The Blues tengah bersiap membuka lembaran baru setelah periode yang penuh pasang surut. Manajemen klub menilai Alonso sebagai sosok ideal untuk membawa Chelsea kembali bersaing di level tertinggi sepak bola Eropa.
Dalam pernyataan resminya, pihak klub menegaskan bahwa penunjukan Alonso bukan tanpa alasan. Pengalaman, kecerdasan taktik, serta kepemimpinan yang dimiliki pelatih berusia 44 tahun itu menjadi faktor utama.
“Karakter dan integritasnya dinilai sebagai kunci utama untuk memimpin fase perjalanan Chelsea selanjutnya,” tulis pernyataan resmi klub.
Bagi Alonso, kesempatan ini menjadi momen spesial dalam karier kepelatihannya. Ia mengaku bangga bisa dipercaya menangani salah satu klub terbesar di dunia.
“Chelsea adalah salah satu klub terbesar di dunia sepak bola, dan menjadi kebanggaan luar biasa bagi saya untuk menjadi manajer klub hebat ini,” ujar Alonso.
Tak hanya itu, ia juga menegaskan kesamaan visi antara dirinya dan manajemen klub. Target besar pun langsung dipatok, yakni membangun tim kompetitif sekaligus meraih trofi.
“Ada bakat besar di dalam skuad dan potensi besar di klub sepak bola ini, dan merupakan kehormatan besar bagi saya untuk memimpinnya. Sekarang, fokusnya adalah pada kerja keras, membangun budaya yang tepat, dan memenangkan trofi,” tegasnya.
Penunjukan Alonso juga menarik perhatian karena rekam jejaknya yang impresif. Ia sebelumnya sukses besar bersama Bayer Leverkusen dengan mempersembahkan gelar Bundesliga pertama dalam sejarah klub pada 2024, bahkan dengan catatan luar biasa tanpa kekalahan di kompetisi domestik.
Namun, perjalanan Alonso tidak selalu mulus. Ia sempat melatih Real Madrid, tetapi hanya bertahan tujuh bulan meski mengantongi kontrak jangka panjang.
Kini, tantangan baru menantinya di Liga Inggris, kompetisi yang tidak asing bagi dirinya. Sebagai mantan pemain Liverpool, Alonso pernah merasakan kerasnya persaingan Premier League selama lima musim.




