REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Pertamina Patra Niaga menambah penyaluran sebanyak 5,8 juta tabung LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di seluruh Tanah Air selama libur panjang pekan ini.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun dalam keterangannya di Jakarta, Ahad (17/5/2026), mengatakan penambahan fakultatif tersebut disalurkan secara bertahap di berbagai wilayah dengan mempertimbangkan tren konsumsi dan kebutuhan masyarakat.
Baca Juga
Pertamina Operasikan Dua Kapal LPG untuk Jaga Pasokan Energi Nasional
Impor LPG Capai 81 Persen, BPH Migas Dorong CNG untuk Rumah Tangga
Cari Alternatif Impor LPG, Ini Dua Solusi yang Disiapkan
“Langkah ini dilakukan sebagai bentuk komitmen Pertamina Patra Niaga dalam menjaga ketahanan dan keandalan pasokan energi, khususnya LPG subsidi bagi masyarakat yang berhak,” ujarnya.
Roberth mengatakan penambahan penyaluran dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan konsumsi LPG, khususnya rumah tangga, selama momentum libur panjang.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
“Pertamina Patra Niaga menambah penyaluran LPG 3 kg secara nasional sebanyak 5,8 juta tabung. Langkah ini kami lakukan untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dan distribusi LPG subsidi berjalan lancar di seluruh wilayah,” kata Roberth.
Ia menambahkan masyarakat diimbau membeli LPG 3 kg sesuai peruntukannya dan tidak melakukan pembelian berlebihan agar distribusi dapat merata dan tepat sasaran.
“LPG 3 kg merupakan produk subsidi yang diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu, usaha mikro, nelayan sasaran, dan petani sasaran. Kami mengajak masyarakat mampu menggunakan LPG nonsubsidi Bright Gas agar subsidi energi lebih tepat sasaran,” jelasnya.
Pertamina Patra Niaga juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta agen dan pangkalan LPG untuk memastikan distribusi tambahan berjalan optimal selama masa libur panjang.
“Masyarakat dapat memperoleh informasi terkait layanan dan produk Pertamina melalui Pertamina Contact Center 135,” ujar Roberth.