Xabi Alonso dikabarkan telah sepakat menjadi manajer baru Chelsea dengan kontrak berdurasi empat tahun. Pengumuman resmi akan dilakukan pada Minggu (17/5/2026) waktu setempat.
Melansir Sky Sports, mantan pelatih Real Madrid itu memang menjadi target utama Chelsea untuk mengisi kursi pelatih di Stamford Bridge. Alonso dijadwalkan mulai bekerja pada 1 Juli 2026, tepat sebelum persiapan pramusim dimulai.
Chelsea sebelumnya mencari sosok manajer baru setelah memecat Liam Rosenior pada April lalu, meski baru tiga bulan menangani klub asal London tersebut.
Berbeda dari pelatih sebelumnya, Alonso nantinya akan menyandang jabatan manajer, bukan sekadar head coach. Chelsea disebut memberikan peran lebih besar kepada Alonso karena pengalaman dan kemampuannya dalam membangun seluruh aspek klub.
Kabar kedatangan Alonso muncul tidak lama setelah Chelsea kalah 0-1 dari Manchester City pada final Piala FA, Sabtu (16/5/2026). Dalam laga itu, Chelsea masih ditangani Calum McFarlane pelatih interim.
Nama Alonso sebelumnya juga sempat dikaitkan dengan Liverpool di tengah performa kurang konsisten Arne Slot. Namun, pelatih asal Belanda itu menegaskan dirinya masih ingin bertahan di Anfield.
Selain Alonso, Chelsea sebenarnya juga mempertimbangkan sejumlah nama lain. Andoni Iraola manajer Bournemouth dan Marco Silva pelatih Fulham masuk dalam daftar kandidat terkuat. Bahkan Iraola disebut sangat menarik perhatian manajemen Chelsea.
Beberapa nama lain seperti Oliver Glasner pelatih Crystal Palace, Cesc Fabregas pelatih Como, hingga mantan pelatih Flamengo Felipe Luis juga sempat dipertimbangkan.
Xabi Alonso sendiri tengah menganggur setelah dipecat Real Madrid pada Januari 2026, hanya tujuh bulan setelah ditunjuk sebagai pelatih.
Meski demikian, reputasi Alonso tetap tinggi. Saat masih menjadi pemain, ia sukses dua kali menjuarai Liga Champions. Sementara sebagai pelatih, Alonso mencuri perhatian setelah membawa Bayer Leverkusen meraih gelar Bundesliga tanpa terkalahkan pada musim 2023/2024.
Jika resmi diumumkan, Alonso akan menjadi manajer permanen kelima di era kepemilikan BlueCo setelah Graham Potter, Mauricio Pochettino, Enzo Maresca, dan Liam Rosenior. (bil/iss)




