Rupiah Diproyeksi Tembus Rp17.800 per Dolar AS Pekan Depan

bisnis.com
6 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Nilai tukar rupiah diproyeksi dapat menembus level Rp17.800 per dolar AS pada perdagangan pekan depan. 

Pengamat Mata Uang dan Komoditas Ibrahim Assuaibi menjelaskan indeks dolar kemungkinan besar dalam perdagangan pekan depan akan menguat. 

“Indeks dolar kemungkinan besar dalam perdagangan minggu depan itu akan melebar support-nya di 97.300 dan resistance di 101.100,” kata Ibrahim, Minggu (17/5/2026). 

Dia juga memperkirakan mata uang rupiah dalam perdagangan pekan depan masih akan terus mengalami pelemahan. Menurutnya, pelemahan rupiah ini bisa saja menembus level Rp17.800 hingga Rp17.850 pada pekan depan. 

Pelemahan rupiah dan penguatan dolar AS ini menurutnya terjadi oleh beberapa faktor. Dia menjelaskan dari situasi geopolitik, Presiden AS Donald Trump ingin adanya kesepakatan untuk membuka Selat Hormus.

Ibrahim menuturkan apabila Selat Hormus sudah dibuka kembali, ini akan membuat harga emas dunia, logam mulia, akan mengalami penguatan. 

Baca Juga

  • Prediksi Rupiah Masih Lesu ke Level Rp17.530 per Dolar AS Awal Pekan (18/5)
  • Simalakama Ongkos Tinggi Stabilkan Rupiah, Risiko Likuiditas di Balik Kejar Stabilitas
  • Rupiah Anjlok, Emas Melonjak, Ini 5 Investasi yang Dinilai Aman untuk Menjaga Tabungan

Dari sisi perang dagang, pertemuan antara Trump dan Presiden China Xi Jinping menurutnya membuahkan hasil, dengan kemungkinan besar akan adanya solusi untuk perang dagang. Menurutnya, hal ini akan menangkan pasar. 

Di sisi lain, Bank Sentral AS Federal Reserve telah memiliki Gubernur baru, yaitu Kevin Warsh. Menurut jajak pendapat, terdapat 60% kemungkinan bagi The Fed untuk menaikkan suku bunga tahun ini. 

“Kemungkinan besar suku bunga tinggi masih akan terus berlaku, walaupun dalam kepemimpinan Kevin Warsh yang didukung oleh Trump. Kenapa? Karena inflasi cukup tinggi,” ujar Ibrahim. 

Adapun melansir data RTI Infokom, rupiah tercatat berada pada level Rp17.556 per dolar AS akhir pekan ini. Rupiah tercatat telah melemah 5,27% sejak awal tahun ini.

RTI Infokom mencatat rupiah bergerak pada rentang Rp16.670 per dolar AS hingga Rp17.604 per dolar AS sepanjang tahun 2026 ini. 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Xabi Alonso Resmi Jadi Pelatih Chelsea
• 1 jam laluviva.co.id
thumb
Bareskrim Sikat Sindikat Narkoba Gang Langgar Samarinda, Sudah Beroperasi 4 Tahun-Omzet Sehari Rp 200 juta
• 22 jam laluviva.co.id
thumb
Polrestabes Bandung Kerahkan 2.500 Personel Amankan Nobar Persib vs PSM
• 4 jam lalupantau.com
thumb
Tembus Final Thailand Open 2026, Leo/Daniel Makin Klop usai Dipasangkan Kembali
• 11 jam lalukompas.tv
thumb
5 Tips Mencuci Daging Kurban yang Benar saat Idul Adha 2026, Perhatikan Hal-hal Kecil Ini
• 21 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.