Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur (Dindik Jatim) menyatakan, sejumlah sekolah di Jatim mulai memanen hasil tanam mereka dalam Program Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan (SIKAP).
Aries Agung Paewai Kepala Dindik Jatim menyatakan, berbagai komoditas yang telah masuk periode panen yakni ada pisang cavendish, singkong, alpukat aligator, ubi ungu, labu madu, kacang panjang, cabai, tomat, timun, hingga sereh. Selain itu, ada juga hasil peternakan berupa telur ayam.
Seluruh hasil panen tersebut, kemudian dipamerkan dan dijajakan dalam bazar SIKAP di salah satu hotel Surabaya wilayah barat, yang melibatkan cabang dinas Mojokerto, Tulungagung, Kediri dan Gresik.
Dari bazar tersebut, total transaksi penjualan mencapai Rp5.073.000 untuk 20 produk yang dijual dengan kisaran harga mulai Rp4.000 hingga Rp40.000 per item.
“Program ini tidak hanya berorientasi pada hasil, namun juga menjadi bagian integral dari proses pembelajaran yang kontekstual dan bermakna,” terangnya, Minggu (17/5/2026).
Kadindik mengatakan, program SIKAP dirancang agar murid tidak hanya menerima materi secara teoritis di dalam kelas, tetapi juga mendapatkan pengalaman praktik secara langsung.
“Kami berharap anak-anak bisa terkoneksi antara materi kurikulum dengan praktik di lapangan. Proses belajar menjadi lebih linier, anak-anak lebih bersemangat dan proaktif, karena mereka tidak hanya duduk di kelas,” ujarnya.
Pihaknya memastikan, Dindik Jatim akan terus memberikan dukungan dengan membuka ruang inovasi bagi sekolah-sekolah agar program tersebut berkembang sesuai karakter dan potensi masing-masing satuan pendidikan.
“Sekolah diharapkan tidak hanya menjadi pusat transfer ilmu, tetapi juga ruang pembentukan karakter, kemandirian, dan kepedulian siswa terhadap ketahanan pangan dan lingkungan sejak dini,” ucapnya.
Seperti diketahui sebelumnya, program SIKAP merupakan inovasi untuk mendorong satuan pendidikan dalam mengoptimalkan lahan menjadi area produktif, baik di bidang pertanian, perikanan, maupun peternakan.
Sejumlah satuan pendidikan yang berpartisipasi dalam bazar SIKAP yakni SMAN 1 Trawas, SMAN 2 Trenggalek, SMAN 1 Balongpanggang, SMA Muhammadiyah 5 Gresik dan SMAN 1 Kedamean, SMKN 1 Sidayu, SMAN 1 Sidayu, SMK Muhammadiyah 1, SMK Al Falah, SMK Manbaul Ulum, SMKN 1 Cerme dan SMKN 1 Plosoklaten Kediri.(ris/bil/iss)




