YouTube Perluas Alat Deteksi Deepfake AI untuk Semua Kreator

medcom.id
7 jam lalu
Cover Berita
Jakarta: YouTube mulai memperluas akses fitur deteksi deepfake berbasis AI kepada seluruh kreator berusia 18 tahun ke atas. Fitur ini dirancang untuk membantu pengguna mengetahui apakah wajah mereka digunakan dalam video AI tanpa izin di platform YouTube.
 
Pengumuman tersebut disampaikan Team YouTube melalui halaman komunitas resmi perusahaan. Dalam beberapa minggu ke depan, kreator yang memenuhi syarat akan mulai mendapatkan akses ke fitur tersebut.
 
YouTube menyebut tujuan utama perluasan fitur ini adalah memberikan perlindungan tambahan terhadap penyalahgunaan identitas digital, terutama di tengah meningkatnya penyebaran video AI yang semakin sulit dibedakan dari rekaman asli.

“Tujuan kami adalah memberikan ketenangan lebih kepada pengguna dengan menyediakan akses yang mudah untuk meminta penghapusan konten tanpa izin,” tulis Team YouTube dalam pengumumannya.
  Bisa Deteksi Wajah di Video AI Fitur ini bekerja dengan memindai video yang diunggah ke YouTube untuk mencari kemungkinan kemunculan wajah pengguna di konten AI.
 
Jika sistem menemukan video yang diduga menggunakan kemiripan wajah seseorang, pengguna nantinya bisa melihat hasil deteksi tersebut melalui tab “Likeness” di YouTube Studio, lalu mengajukan permintaan penghapusan konten.
 
Menurut laporan The Verge, juru bicara YouTube Jack Malon mengatakan fitur tersebut secara teknis memang ditujukan untuk kreator, tetapi siapa pun sebenarnya bisa menggunakannya.
 
“Dengan ekspansi ini, kami memastikan baik kreator lama maupun yang baru memulai akan mendapatkan tingkat perlindungan yang sama,” ujar Jack Malon.
 
YouTube juga menyebut fitur ini dapat membantu kreator mendeteksi penggunaan wajah mereka oleh brand atau perusahaan tanpa izin untuk kebutuhan promosi produk maupun layanan.
 
YouTube pertama kali memperkenalkan alat deteksi likeness AI ini pada 2024 sebelum mulai dirilis terbatas pada akhir 2025.
 
Awalnya, fitur tersebut hanya tersedia untuk anggota YouTube Partner Program, yaitu kreator yang sudah memonetisasi channel mereka setelah memenuhi syarat jumlah subscriber dan jam tayang tertentu.
 
Setelah itu, YouTube mulai memperluas akses fitur ke jurnalis dan politisi sebelum akhirnya dibuka lebih luas untuk semua kreator dewasa.
 
Langkah ini dilakukan di tengah meningkatnya kekhawatiran soal penyalahgunaan AI generatif untuk membuat video deepfake yang meniru wajah seseorang secara realistis.
  Cara Mengaktifkan Fitur Deteksi Deepfake YouTube Untuk menggunakan fitur ini, pengguna harus melakukan pendaftaran melalui YouTube Studio di komputer.
 
Proses aktivasi dimulai dengan membuka menu “Likeness” di bagian “Content Detection”. Setelah itu pengguna perlu memindai QR code menggunakan smartphone, mengunggah identitas resmi pemerintah, dan melakukan verifikasi selfie video.
 
Setelah proses selesai, YouTube akan mulai memindai video yang diunggah ke platform untuk mencari kecocokan wajah pengguna.
 
Jika ditemukan potensi penggunaan likeness tanpa izin, pengguna dapat meninjau video tersebut lalu mengirim permintaan penghapusan dengan memberikan detail bagaimana wajah mereka digunakan.
 
YouTube juga akan menanyakan apakah video tersebut turut meniru suara pengguna. Namun saat ini sistem deteksi YouTube disebut belum mampu mendeteksi deepfake berbasis suara secara mandiri.
 
Perluasan fitur ini muncul di tengah meningkatnya perhatian platform digital terhadap risiko AI generatif, terutama terkait penyebaran deepfake yang dapat digunakan untuk penipuan, manipulasi informasi, maupun pencemaran identitas digital.
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
HSBC 2026 Buka Peluang Tim Basket SMA Indonesia Tampil di Kejuaraan Asia Pasifik
• 1 menit lalupantau.com
thumb
Ekonom Soroti Deregulasi Prabowo, Sebut RI Sulit Lepas dari Pertumbuhan 5 Persen
• 10 jam lalukompas.tv
thumb
Huntr/x dari K-Pop Demon Hunters Siap Gelar Tur Dunia, Netflix Gandeng AEG
• 8 jam lalukompas.tv
thumb
Carrick di ambang jadi pelatih permanen Manchester United
• 21 jam laluantaranews.com
thumb
Ledakan Keras Disertai Kebakaran Guncang Israel
• 11 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.