VIVA – Seorang pria menabrakkan mobilnya ke kerumunan orang di kota Modena, Italia utara, pada hari Sabtu, melukai setidaknya delapan orang, empat di antaranya dalam kondisi serius, kata polisi seperti dilansir DW, Minggu.
Pengemudi tersebut mencoba melarikan diri setelah mobilnya menabrak jendela toko, kata Wali Kota Modena Massimo Mezzetti kepada media lokal. Beberapa pejalan kaki menghentikan pelaku -- salah satunya diserang dengan pisau dan sedikit terluka. Pengemudi tersebut kemudian ditangkap oleh polisi.
"Dia terlihat memegang pisau di tangannya, tetapi dia tidak berhasil menusuk siapa pun. Sepertinya dia mencoba memukul seseorang," kata wali kota.
Polisi telah menangkap pengemudi tersebut dan membawanya ke markas untuk diinterogasi. "Apa pun motifnya, ini adalah tindakan yang sangat serius," kata wali kota. "Jika itu adalah serangan, itu akan jauh lebih serius."
Pihak berwenang mengidentifikasi pengemudi sebagai seorang pria Italia berusia 31 tahun yang lahir di Bergamo dan tinggal di provinsi Modena.
"Dia telah dirawat di pusat kesehatan mental untuk gangguan skizoid, tetapi kami kehilangan jejaknya setelah periode pengamatan awal di fasilitas perawatan," kata prefek kota Fabrizia Triolo dalam konferensi pers.
Para penyelidik mengatakan tidak ada indikasi langsung bahwa pengemudi berada di bawah pengaruh narkoba atau alkohol. Rumahnya digeledah sebagai bagian dari penyelidikan.
Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni menyebut insiden itu "sangat serius" dalam sebuah unggahan di media sosial.
"Saya percaya orang yang bertanggung jawab akan dimintai pertanggungjawaban sepenuhnya atas tindakannya," tulisnya di X.





