Kelompok Bersenjata Serang Sekolah di Borno Nigeria, 42 Pelajar Hilang

metrotvnews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Borno: Pencarian intensif tengah dilakukan terhadap 42 pelajar yang dilaporkan hilang usai serangan kelompok bersenjata di sebuah sekolah di wilayah timur laut Nigeria.

Insiden tragis ini terjadi di Negara Bagian Borno, wilayah yang selama ini dilanda pemberontakan kelompok militan.

Berdasarkan laporan Independent, Minggu, 17 Mei 2026, serangan tersebut menargetkan Sekolah Dasar dan Menengah Pertama Mussa di daerah Askira-Uba pada hari Jumat lalu.

Senator distrik Borno Selatan, Ali Ndume, mengonfirmasi bahwa pihak sekolah telah melaporkan rincian kejadian tersebut. Menurut Ndume, sebanyak 32 siswa diculik langsung saat jam pelajaran berlangsung, sementara 10 anak lainnya dibawa paksa dari rumah mereka yang berdekatan dengan sekolah.

Sejauh ini pihak kepolisian dan militer Nigeria belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden penculikan tersebut. Negara Bagian Borno sendiri yang wilayahnya berbatasan dengan Kamerun, Chad, dan Niger telah lama menjadi pusat pemberontakan kelompok militan Islam Boko Haram selama lebih dari 15 tahun.

Meski belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan hari Jumat, rekam jejak Boko Haram kerap melibatkan taktik serupa. Distrik Borno Selatan merupakan lokasi di mana Boko Haram menculik lebih dari 270 siswi di Chibok pada 2014 silam, sebuah tragedi yang memicu kemarahan dan kecaman dari seluruh dunia. Operasi Gabungan Tewaskan Petinggi ISIS Secara terpisah, di tengah memanasnya situasi keamanan di Borno, sebuah operasi militer berskala besar juga baru saja dituntaskan. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Presiden Nigeria Bola Tinubu mengumumkan bahwa operasi gabungan kedua negara berhasil menewaskan Abu-Bilal al-Minuki, sosok yang diklaim sebagai orang kedua dalam komando ISIS secara global.

Al-Minuki, yang juga dikenal dengan nama Abu-Mainok, tewas dalam serbuan di kompleks kediamannya di Cekungan Danau Chad pada Sabtu dini hari. Presiden Trump mengumumkan kesuksesan serangan itu melalui platform Truth Social.

"Malam ini, atas arahan saya, pasukan Amerika yang gagah berani dan Angkatan Bersenjata Nigeria dengan sempurna melaksanakan misi yang direncanakan dengan cermat dan sangat kompleks untuk melenyapkan teroris paling aktif di dunia dari medan perang," tulis Trump.

Ia juga menyempatkan diri berterima kasih kepada pemerintah Nigeria atas kemitraan strategis tersebut, mengesampingkan ketegangan diplomatik masa lalu terkait isu perlindungan umat beragama.

Sementara itu, Presiden Tinubu melalui unggahannya di media sosial X mengonfirmasi tewasnya al-Minuki beserta sejumlah letnan kepercayaannya. Ia memuji operasi gabungan yang berani itu sebagai pukulan telak bagi barisan pertahanan ISIS di Afrika.

"Ini adalah contoh signifikan dari kolaborasi efektif dalam memerangi terorisme," tegas Tinubu.

Baca juga:  24 Siswi yang Diculik di Nigeria Barat Laut Berhasil Dibebaskan


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Harga BBM Nonsubsidi Hampir Rp30 Ribu per Liter: Nelayan Tak Melaut, Harga Ikan Ikut Melambung
• 1 jam lalukompas.tv
thumb
Apa Saja Kisah Inspiratif Jemaah Haji asal Indonesia?
• 17 jam lalukompas.id
thumb
Menkop sebut KDKMP bukti pemerintah bangun ekonomi rakyat 
• 21 jam laluantaranews.com
thumb
Banjir Bandang Semarang Rusak Jalan Kampung, 1 Warga Ditemukan Meninggal Dunia | KOMPAS SIANG
• 2 jam lalukompas.tv
thumb
Pemerintah Gelar Sidang Isbat Penetapan Tanggal Idul Adha Hari Ini
• 8 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.