Digiland Run 2026: Ruang Rekreasi Sehat dan Pembuktian Pasangan Suami-Istri

metrotvnews.com
6 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Gurat lelah di wajah Nadia, pelari asal Tangerang Selatan, seketika luruh saat sepinggan medali dikalungkan di lehernya pada ajang Telkomsel Digiland Run 2026 di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Minggu pagi, 17 Mei 2026. 

Bagi Nadia, medali kategori 10 kilometer (10K) tersebut bukan sekadar suvenir pelipur lara, melainkan sebuah lambang penuntasan misi 'balas dendam' pribadi setelah pada pergelaran tahun lalu dirinya terpaksa menelan kekecewaan karena gagal menyentuh garis finis.

“Antusias banget sih ya, karena kan event lari bergengsi ya kayaknya tuh di Digiland,” ujar Nadia di kawasan GBK, Jakarta, kepada Metrotvnews.com, Minggu, 17 Mei 2026.
 

Baca Juga :

Konsep Sportainment Telkomsel Digiland Run 2026 Jadi Magnet Ribuan Peserta

Langkah kaki Nadia di aspal ibu kota hari ini tidaklah sendirian. Ia ditemani sang suami, Fikri, yang justru memilih tantangan lebih ekstrem dengan 'naik kelas' ke kategori Half Marathon (21K) setelah tahun lalu hanya mendekam di rute 10 kilometer. 

Meski berhasil menuntaskan misi dan membawa pulang medali kebanggaan, Nadia tak menampik jika rute belasan kilometer tersebut benar-benar menguras stamina. Hal itu tidak lepas dari minimnya persiapan matang yang mereka lakukan sebelum hari perlombaan.

“Intinya kalau mau ikut event lari kayak gini memang harus latihan sering-sering, karena walaupun dapat medali tapi capeknya banget,” ungkap Nadia.

Nadia menceritakan bahwa ia dan suaminya hanya sempat menjalani porsi latihan singkat selama satu pekan. 

Kondisi fisik yang kurang terasah itu sempat membuat keduanya didera kelelahan hebat saat mendekati kilometer-kilometer akhir, sebuah pelajaran berharga tentang pentingnya menjaga konsistensi latihan dalam olahraga ketahanan jarak jauh.


Telkomsel Digiland Run 2026. Foto: Metro TV/Muhammad Alvi Randa.

Namun, rasa sakit dan penat di kaki pasang surut tertutupi oleh kemasan acara yang apik. Konsep sportainment yang menyajikan panggung festival dengan deretan musisi papan atas menjadi penawar lelah yang paling ampuh bagi para pelari perkotaan ini.

“Kami memang penasaran, makanya tahun ini ikut yang naik kelas, apalagi ada guest star Hindia juga,” timpal Fikri.

Perpaduan antara peluh keringat dan selebrasi musik di akhir garis finis inilah yang membuat Telkomsel Digiland Run 2026 kian mengukuhkan posisinya di hati pencinta olahraga. 

Pada akhirnya, lintasan lari di akhir pekan bukan lagi sekadar arena adu cepat dan catatan waktu di atas papan skor, melainkan telah bermutasi menjadi ruang rekreasi sehat, pembuktian komitmen pribadi, hingga panggung kebersamaan yang hangat bagi pasangan suami-istri urban.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prabowo tegaskan ketahanan pangan faktor utama keberlangsungan negara
• 16 jam laluantaranews.com
thumb
Indonesia-Belarus Matangkan Kerja Sama Jelang Kunjungan Presiden Lukashenko
• 18 jam lalurepublika.co.id
thumb
Malam Ini! Persib Bisa Pesta Hattrick Juara BRI Super League di Tanah Sulawesi jika Menang atas PSM dan Borneo FC Kalah dari Persijap
• 7 jam lalubola.com
thumb
330 Polisi Disiagakan Jaga Lomba Lari di Sudirman–Gatot Subroto
• 15 jam lalukompas.com
thumb
Ekonom Soroti Deregulasi Prabowo, Sebut RI Sulit Lepas dari Pertumbuhan 5 Persen
• 10 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.