Jakarta, VIVA - Komunitas motor besar perlahan mulai mengubah citranya di Indonesia. Jika dulu identik dengan konvoi arogan dan sekadar touring jarak jauh, kini sejumlah klub motor justru aktif terlibat dalam kegiatan sosial hingga promosi pariwisata daerah.
Hal itu terlihat dalam agenda pengukuhan jajaran Pengurus Daerah (Pengda) Harley Davidson Club Indonesia Kepulauan Riau, Batam, dan Tanjungpinang. Momen tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa komunitas motor besar tak lagi hanya berbicara soal gaya hidup, tetapi juga kontribusi nyata bagi masyarakat sekitar.
Ketua Umum HDCI, Ahmad Sahroni, mengatakan komunitas motor harus mampu memberi manfaat sosial melalui berbagai kegiatan yang langsung dirasakan masyarakat.
Menurutnya, ukuran sebuah komunitas tidak lagi sekadar dilihat dari seberapa sering melakukan touring atau banyaknya anggota, melainkan dari dampak positif yang diberikan kepada lingkungan sekitar.
“Komunitas motor itu bagian dari masyarakat, jadi ukurannya bukan hanya dari seberapa jauh kita touring, tapi juga dari seberapa besar manfaat yang kita berikan,” ujar Sahroni dalam keterangannya, Minggu 17 Mei 2026.
Ia menegaskan bahwa seluruh pengurus daerah HDCI di berbagai wilayah perlu memperbanyak kegiatan sosial, mulai dari bantuan kemanusiaan, aksi peduli masyarakat, hingga keterlibatan saat terjadi kondisi darurat di daerah.
Langkah tersebut dinilai penting untuk menghapus stigma negatif yang selama ini masih melekat pada komunitas motor besar. Sebab, tidak sedikit masyarakat yang menganggap klub motor hanya identik dengan konvoi dan aktivitas yang mengganggu pengguna jalan.
Sahroni pun mengapresiasi langkah Pengda HDCI Kepulauan Riau yang dinilai berhasil menunjukkan sisi berbeda komunitas motor besar. Berbagai kegiatan sosial yang dilakukan di Batam disebut menjadi contoh positif bagaimana klub motor dapat membangun citra baik di tengah masyarakat.
“Selama ini klub motor sering dicap ugal-ugalan dan tidak ada manfaatnya. Tapi yang dilakukan Pengda Kepri justru menunjukkan sebaliknya, dan ini membanggakan,” katanya.
Selain aktif di bidang sosial, HDCI Kepri juga dinilai berhasil membangun kolaborasi lintas komunitas yang berdampak pada sektor pariwisata daerah. Menurut Sahroni, kegiatan otomotif berbasis komunitas memiliki potensi besar untuk membantu pergerakan ekonomi lokal.





