Jakarta (ANTARA) - Suku Dinas Bina Marga Jakarta Timur memastikan sebanyak 50 lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di Jalan Pemuda, Rawamangun, Kecamatan Pulo Gadung, kembali menyala setelah dilakukan perbaikan menyusul aksi pencurian pada panel listrik yang menyebabkan kawasan tersebut gelap pada malam hari.
"Kami bergerak cepat melakukan perbaikan lampu PJU di Jalan Pemuda, Rawamangun, Kecamatan Pulo Gadung, Jakarta Timur, sejak Jumat (15/5). Perbaikan dilakukan setelah puluhan lampu jalan di kawasan tersebut padam akibat aksi pencurian pada panel listrik," kata Kepala Seksi Prasarana Sarana Utilitas Kota dan Penerangan Jalan Umum Suku Dinas Bina Marga Jakarta Timur Yanuar Ikhsan saat dikonfirmasi di Jakarta, Minggu.
Tercatat sebanyak 50 lampu PJU berkekuatan 90 watt dan 120 watt mengalami gangguan dan tidak berfungsi.
Kondisi tersebut membuat ruas Jalan Pemuda menjadi gelap pada malam hari dan dikhawatirkan dapat mengganggu kenyamanan serta keselamatan pengguna jalan.
Yanuar menyebut, pihaknya langsung melakukan penyisiran dan pengecekan di lokasi setelah menerima laporan adanya lampu jalan yang padam.
Dari hasil pemeriksaan di lapangan, diketahui padamnya puluhan lampu PJU tersebut disebabkan adanya aksi pencurian pada panel listrik yang mengatur operasional penerangan jalan.
"Dari hasil penyisiran di lapangan, tercatat ada 50 lampu PJU 90 watt dan 120 watt di Jalan Pemuda Rawamangun yang padam karena ada aksi pencurian pada panel listrik," jelas Yanuar.
Dia menambahkan, proses perbaikan saat ini terus dilakukan oleh petugas agar seluruh lampu dapat kembali menyala dan berfungsi normal pada malam hari.
"Saat itu sementara, pengoperasian lampu dilakukan dengan sistem pengaturan manual sambil menunggu proses penggantian perangkat yang rusak atau hilang akibat pencurian," ucap Yanuar.
Menurut Yanuar, hingga kini pihaknya belum mengetahui siapa pelaku pencurian tersebut. Pasalnya, kejadian diduga berlangsung pada dini hari atau di atas pukul 24.00 sehingga sulit terpantau petugas maupun warga sekitar.
Akibat padamnya penerangan jalan, pengguna kendaraan yang melintas di Jalan Pemuda diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama pada malam hari.
Lebih lanjut, Yanuar meminta masyarakat ikut menjaga fasilitas umum agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
Fasilitas penerangan jalan memiliki fungsi penting dalam menunjang keamanan, keselamatan, dan kenyamanan masyarakat saat beraktivitas pada malam hari.
"Keberadaan dan kondisinya perlu dijaga bersama-sama. Ini harus dijaga bersama demi kenyamanan dan keamanan warga Jakarta dan sekitarnya," ujar Yanuar.
Baca juga: Pemkot Jaktim pasang kembali 46 lampu PJU yang dicuri di BKT Cakung
Baca juga: Puluhan lampu PJU di Jaktim padam imbas pencurian komponen listrik
Baca juga: Sudin Bina Marga benahi ribuan penerangan jalan umum di Jakut
"Kami bergerak cepat melakukan perbaikan lampu PJU di Jalan Pemuda, Rawamangun, Kecamatan Pulo Gadung, Jakarta Timur, sejak Jumat (15/5). Perbaikan dilakukan setelah puluhan lampu jalan di kawasan tersebut padam akibat aksi pencurian pada panel listrik," kata Kepala Seksi Prasarana Sarana Utilitas Kota dan Penerangan Jalan Umum Suku Dinas Bina Marga Jakarta Timur Yanuar Ikhsan saat dikonfirmasi di Jakarta, Minggu.
Tercatat sebanyak 50 lampu PJU berkekuatan 90 watt dan 120 watt mengalami gangguan dan tidak berfungsi.
Kondisi tersebut membuat ruas Jalan Pemuda menjadi gelap pada malam hari dan dikhawatirkan dapat mengganggu kenyamanan serta keselamatan pengguna jalan.
Yanuar menyebut, pihaknya langsung melakukan penyisiran dan pengecekan di lokasi setelah menerima laporan adanya lampu jalan yang padam.
Dari hasil pemeriksaan di lapangan, diketahui padamnya puluhan lampu PJU tersebut disebabkan adanya aksi pencurian pada panel listrik yang mengatur operasional penerangan jalan.
"Dari hasil penyisiran di lapangan, tercatat ada 50 lampu PJU 90 watt dan 120 watt di Jalan Pemuda Rawamangun yang padam karena ada aksi pencurian pada panel listrik," jelas Yanuar.
Dia menambahkan, proses perbaikan saat ini terus dilakukan oleh petugas agar seluruh lampu dapat kembali menyala dan berfungsi normal pada malam hari.
"Saat itu sementara, pengoperasian lampu dilakukan dengan sistem pengaturan manual sambil menunggu proses penggantian perangkat yang rusak atau hilang akibat pencurian," ucap Yanuar.
Menurut Yanuar, hingga kini pihaknya belum mengetahui siapa pelaku pencurian tersebut. Pasalnya, kejadian diduga berlangsung pada dini hari atau di atas pukul 24.00 sehingga sulit terpantau petugas maupun warga sekitar.
Akibat padamnya penerangan jalan, pengguna kendaraan yang melintas di Jalan Pemuda diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama pada malam hari.
Lebih lanjut, Yanuar meminta masyarakat ikut menjaga fasilitas umum agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
Fasilitas penerangan jalan memiliki fungsi penting dalam menunjang keamanan, keselamatan, dan kenyamanan masyarakat saat beraktivitas pada malam hari.
"Keberadaan dan kondisinya perlu dijaga bersama-sama. Ini harus dijaga bersama demi kenyamanan dan keamanan warga Jakarta dan sekitarnya," ujar Yanuar.
Baca juga: Pemkot Jaktim pasang kembali 46 lampu PJU yang dicuri di BKT Cakung
Baca juga: Puluhan lampu PJU di Jaktim padam imbas pencurian komponen listrik
Baca juga: Sudin Bina Marga benahi ribuan penerangan jalan umum di Jakut





