VIVA – Manchester City menorehkan tinta emas di sepak bola Inggris. Asuhan Pep Guardiola sukses menundukkan Chelsea dengan skor tipis 1-0 dalam partai puncak Piala FA 2026 di Stadion Wembley, Minggu 17 Mei 2026 dini hari WIB.
Kemenangan tersebut bukan sekadar menghadirkan trofi Piala FA kedelapan bagi The Citizens. Lebih dari itu, City mematri nama mereka sebagai klub kedua dalam sejarah yang mampu meraih gelar ganda domestik sebanyak dua kali, yakni menjuarai Piala Liga dan Piala FA dalam musim yang sama.
Mengingat sebelumnya City sudah lebih dulu mengangkat trofi Piala Liga Inggris musim ini, raihan itu menyamakan pencapaian mereka pada musim 2018/2019 lalu saat menyapu bersih gelar domestik.
- Reuters/Peter Cziborra
Sebelum City, hanya Liverpool yang pernah dua kali mengemas gelar ganda domestik, yakni pada 2000/2001 dan 2021/2022. Sementara itu, Arsenal dan Chelsea baru sekali mengecapnya.
Prestasi ini sekaligus meneguhkan dominasi Guardiola di Etihad Stadium. Sejak mendarat pada 2016, pelatih asal Spanyol itu sudah mengumpulkan 20 piala untuk City, dengan rincian lima Piala Liga dan tiga Piala FA. Guardiola juga menempatkan dirinya sebagai manajer dengan koleksi gelar Piala Liga terbanyak sepanjang masa.
Di bawah arahannya pula, City mencatat rekor belum terpecahkan: menjadi tim pertama yang menembus semifinal Piala FA delapan kali berturut-turut dan lima final beruntun.
Menatap laga final kontra Chelsea, City langsung mengambil alih kendali pertandingan sejak awal. Peluang berbahaya kerap diciptakan melalui aksi Antoine Semenyo, Omar Marmoush, hingga Erling Haaland.
Haaland sebenarnya pernah membobol gawang Chelsea di babak pertama. Namun, gol itu dianulir wasit karena Matheus Nunes sudah berada dalam posisi offside saat proses serangan terjadi.
Chelsea yang bermain secara transisional mencoba memberikan perlawanan. Namun, blok pertahanan City yang berdiri rapat membuat kreator serang The Blues kecolongan dan kesulitan menciptakan peluang emas.
Kebuntuan akhirnya pecah di menit ke-72. Memanfaatkan blunder pemain belakang Chelsea, City menjalankan transisi cepat lewat kolaborasi Haaland dan Rayan Cherki. Umpan silang Haaland dari sisi kanan berhasil diselesaikan secara brilian oleh Semenyo lewat sontekan tumit yang mematahkan kewaspadaan Robert Sanchez. Skor berubah 1-0.




