Tatar Sunda Bakal Ganti Nama Jabar, Begini Kata Pemrpov

republika.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Pemerintah Provinsi Jawa Barat menegaskan bahwa Hari Tatar Sunda yang perayaannya diisi dengan rangkaian kirab budaya mengarak mahkota Binokasih ke berbagai daerah, bukan usaha dalam mengganti nama Jawa Barat seperti beredar di media sosial.

Kepala Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jawa Barat Mas Adi Komar yang ditemui di Bandung, Ahad, mengatakan perayaan yang diberi nama Milangkala (HUT) Tatar Sunda, murni untuk mengangkat sejarah, budaya, dan identitas kesundaan yang berkembang sejak masa kerajaan Sunda.

Baca Juga
  • Mbah Iran Jadi Sapi Kurban Presiden Prabowo, Begini Awal Mulanya
  • Armada Global Sumud Angkat Jangkar, Kembali Lanjutkan Perjalanan ke Gaza
  • Gaya Hidup Halal Meningkat, tapi Gen Z Akui Masih Sulit Tinggalkan Keuangan Konvensional

Adi memastikan nama Provinsi Jawa Barat tetap sah dan tidak berubah, karena sudah diatur dalam undang-undang, dan istilah Tatar Sunda yang digunakan dalam kegiatan tersebut lebih menitikberatkan pada aspek historis dan budaya masyarakat Sunda, bukan persoalan administrasi pemerintahan.

"Tidak ada yang mengarah ke sana. Saya pikir kalau nama Provinsi Jawa Barat masih ada dalam undang-undang ya. Untuk saat ini kan kita di Milangkala Tatar Sunda ini unsur budaya dan teritorial historis ya, tentang kerajaan Sunda dan lain-lain. Jadi, tidak berkaitan dengan wilayah administratif," kata Adi.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Menurut Adi, Hari dan Milangkala Tatar Sunda dibuat untuk menghidupkan kembali kesadaran sejarah dan warisan budaya Sunda yang tumbuh di wilayah Jawa Barat sejak ratusan tahun lalu.

Adi menyebut penetapan Hari dan Milangkala Tatar Sunda sudah melalui kajian historis akademis sebelum akhirnya ditetapkan melalui keputusan gubernur.

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : Antara
@font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prabowo Beberkan Negara yang Datang ke RI Minta Beli Beras: Meraka yang Menganggap Negaranya Lebih Hebat
• 22 jam lalutvonenews.com
thumb
Jagung Rp6.200 per Kilo, Pendapatan Petani Terdongkrak
• 2 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Trump Tak Ingin AS Berperang untuk Taiwan, tapi Tegaskan Sikap Washington Tidak Berubah
• 10 jam lalukompas.tv
thumb
Anggota TNI Tewas Ditembak Rekannya Usai Senggolan di Kafe Palembang
• 9 jam laluviva.co.id
thumb
Wakaf 2 Abad Itu Terus Mengalir ke Kantong Jemaah Haji dari Aceh
• 2 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.