Meringankan Mual dengan Kehangatan: Rahasia di Balik Segelas Teh Tawar

beritajatim.com
5 jam lalu
Cover Berita

Surabaya, (beritajatim.com) – Ketika perut mulai terasa tidak enak dan mual menyerang, banyak orang tanpa pikir panjang membuat secangkir teh tawar yang hangat. Tindakan sederhana ini sebenarnya bukan hanya tradisi, tetapi juga memiliki manfaat nyata untuk menenangkan sistem pencernaan. Suhu hangat dari teh membantu meredakan ketegangan otot lambung, sehingga frekuensi kontraksi yang menyebabkan rasa mual dapat berkurang secara perlahan.

Salah satu kelebihan teh tawar dibandingkan dengan minuman lain adalah sifatnya yang netral dan tidak mengandung pemanis buatan. Meminum minuman manis saat mengalami mual seringkali memperburuk keadaan perut, karena gula bisa menyebabkan proses fermentasi dalam usus yang berujung pada kembung. Dengan memilih untuk meminum teh tawar, Anda memberikan kesempatan kepada lambung untuk beristirahat dari beban pencernaan yang berat serta membantu menghidrasi tubuh yang mungkin kekurangan cairan akibat mual.

Teh juga kaya akan senyawa polifenol dan tanin yang memberikan efek astringen ringan, mendukung stabilitas dinding lambung. Selain itu, aroma daun teh yang diseduh dapat menimbulkan efek aromaterapi yang menenangkan. Ini sangat penting karena sering kali mual disebabkan atau diperburuk oleh faktor psikologis seperti stres atau kecemasan, sehingga efek relaksasi dari teh hangat bekerja secara menyeluruh baik pada tubuh maupun pikiran.

Untuk memperoleh manfaat maksimal, cara Anda mengkonsumsinya juga perlu diperhatikan dengan baik. Sebaiknya, hindari minum teh dalam jumlah besar sekaligus, karena tekanan cairan yang mendadak bisa memicu refleks muntah. Cara yang paling efektif adalah meminumnya dengan tegukan kecil secara perlahan. Pastikan teh yang diseduh tidak terlalu pekat, karena kandungan kafein yang terlalu tinggi dalam teh yang kental kadang dapat meningkatkan asam lambung pada orang yang sensitif.

Jika ingin meningkatkan khasiatnya, Anda bisa menambahkan potongan jahe segar atau daun mint ke dalam seduhan teh tawar tersebut. Jahe sudah lama dikenal memiliki kandungan gingerol yang dapat menghambat reseptor mual di otak, sedangkan mint bermanfaat untuk meredakan gas berlebih di dalam perut. Kombinasi kehangatan teh dan bahan alami ini kerap kali menjadi “obat rumahan” yang nyaman dan aman untuk mengatasi ketidaknyamanan pencernaan kecil sebelum mencari bantuan medis.Walau teh tawar hangat sangat membantu, penting untuk tetap memperhatikan kondisi kesehatan secara keseluruhan. Jika mual tidak kunjung reda dalam waktu yang lama atau disertai gejala berat seperti nyeri hebat dan tubuh terasa lemas, segeralah mencari bantuan profesional. Namun, untuk pertolongan pertama yang menenangkan dalam keadaan darurat, segelas teh tawar hangat tetap menjadi alternatif klasik yang tak tertandingi dalam kesederhanaan dan manfaatnya. [Nickma Tsany Byan Leonartha]


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Laurin Ulrich Disebut Masuk Daftar 6 Pemain Diaspora Incaran John Herdman untuk Timnas Indonesia, Gelandang VfB Stuttgart di Bundesliga 2
• 9 jam lalubola.com
thumb
Pejabat ke Luar Negeri Tak Hadiri Acara Kopdes, Prabowo: Dicatat ya!
• 17 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Kecelakaan Mobil Masuk Saluran Irigasi di Grobogan, 1 Orang Tewas
• 4 jam lalurctiplus.com
thumb
“Tanpa Sekat” di Soppeng: Konsolidasi Akhir Golkar Sulsel antara Fragmentasi dan Aklamasi
• 1 jam laluharianfajar
thumb
Pimpin Apel Siaga Karhutla, Kapolda Sumsel Tekankan Pemanfaatan Teknologi
• 7 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.