Maladewa Hentikan Pencarian Empat Penyelam Italia usai Kematian Personel Militer

metrotvnews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Male: Otoritas Maladewa menghentikan sementara operasi pencarian terhadap empat jenazah penyelam asal Italia yang terjebak di dalam sistem gua bawah laut di Atol Vaavu.

Keputusan tersebut diambil setelah seorang penyelam militer Maladewa yang terlibat dalam misi evakuasi, meninggal dunia saat operasi berlangsung pada Sabtu, 16 Mei 2026.

Juru bicara kepresidenan Maladewa, Mohamed Hussain Shareef, mengatakan anggota Pasukan Pertahanan Nasional Maladewa, Mohamed Mahudhee, meninggal akibat penyakit dekompresi setelah menjalankan operasi penyelaman berisiko tinggi.

Mahudhee sempat dilarikan ke rumah sakit di ibu kota Male sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia. “Kematian itu menunjukkan betapa sulit dan berbahayanya misi ini,” ujar Shareef, dikutip AsiaOne, Minggu, 17 Mei 2026.

Lima penyelam Italia sebelumnya dilaporkan hilang sejak Kamis lalu saat melakukan eksplorasi gua bawah laut di kedalaman sekitar 50 meter. Kedalaman tersebut melampaui batas penyelaman rekreasi di Maladewa yang ditetapkan pada angka 30 meter.

Pemerintah Maladewa mengidentifikasi para korban sebagai Monica Montefalcone, Giorgia Sommacal, Federico Gualtieri, Muriel Oddenino, dan Gianluca Benedetti.

Sejauh ini baru jenazah Benedetti yang berhasil ditemukan di dekat mulut gua, sementara empat korban lainnya diyakini masih berada di dalam lorong gua bawah laut. Ahli Selam Finlandia Didatangkan Pemerintah Maladewa kini menunggu kedatangan tiga ahli penyelaman laut dalam dan gua asal Finlandia untuk membantu menyusun strategi pencarian yang lebih aman.

Jenazah Mahudhee sendiri dimakamkan dengan upacara militer yang dihadiri Presiden Mohamed Muizzu.

Universitas Genoa sebelumnya menjelaskan bahwa Montefalcone dan Oddenino berada di Maladewa untuk menjalankan penelitian terkait dampak perubahan iklim terhadap keanekaragaman hayati laut.

Namun pihak universitas menegaskan aktivitas penyelaman gua ekstrem yang berujung maut tersebut dilakukan secara pribadi dan tidak termasuk agenda penelitian resmi.

Kuasa hukum operator tur Italia Albatros Top Boat, Orietta Stella, juga membantah pihaknya mengetahui atau mengizinkan penyelaman di kedalaman ekstrem tersebut.

Menurut Stella, penyelaman gua bawah laut sedalam itu memerlukan izin khusus dari otoritas Maladewa. Pihak berwenang menduga para korban menggunakan perlengkapan penyelaman rekreasi standar yang tidak dirancang untuk eksplorasi gua bawah laut dalam.

Menyusul tragedi tersebut, Kementerian Pariwisata Maladewa membekukan sementara izin operasional kapal pesiar Duke of York yang digunakan rombongan penyelam sambil menunggu hasil investigasi.

Baca juga:  Anggota Penyelamat Tewas saat Cari Empat Penyelam Italia di Gua Maladewa


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prediksi Skor Persijap vs Borneo FC Malam Ini: Susunan Pemain dan Head to Head
• 6 jam lalukompas.tv
thumb
Malaysia Setop Pencarian Korban Kapal Tenggelam Angkut 37 WNI
• 4 jam laludetik.com
thumb
Harga Emas Diprediksi Tembus USD8.000 Jika Dedolarisasi Meluas
• 11 jam laluidxchannel.com
thumb
Terpopuler: Marc Marquez Terancam Absen di MotoGP Mugello, Leo/Daniel Rebut Tiket Final Thailand Open 2026
• 15 jam laluviva.co.id
thumb
Eropa dan Asia Genjot Impor Batu Bara untuk Gantikan Gas Alam Timteng
• 8 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.