Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan di media sosial Facebook mengeklaim bahwa Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz Al Saud, menyerahkan bantuan senilai Rp10 miliar secara langsung kepada Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa.
Unggahan tersebut menarasikan bahwa bantuan itu diberikan sebagai bentuk dukungan terhadap ketahanan fiskal Indonesia di bawah kepemimpinan menteri keuangan yang baru.
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
“SERTIFIKAT PENYERAHAN DANA BANTUAN AL BAYTI DARI ARAB SAUDI KE INDONESIA MELALUI MENTERI KEUANGAN YANG DIPERCAYA SEBAGAI PENYALURAN DANA BANTUAN KE MASYARAKAT INDONESIA”
Namun, benarkah Raja Salman menyerahkan bantuan Rp10 miliar kepada Menkeu Purbaya?
Unggahan yang menarasikan foto Raja Salman serahkan bantuan Rp10 miliar ke Menkeu Purbaya. Faktanya, foto tersebut merupakan hasil AI. (Facebook) Penjelasan:
Berdasarkan penelusuran, tidak ditemukan informasi maupun pernyataan resmi dari pemerintah dan media kredibel yang menyatakan bahwa Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz Al Saud, menyerahkan bantuan Rp10 miliar secara langsung kepada Purbaya Yudhi Sadewa.
Hasil penelusuran menggunakan AI Detector Hive Moderation menunjukkan bahwa gambar atau dokumen dalam unggahan tersebut memiliki kemungkinan 99,9 persen merupakan hasil kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Unggahan yang menarasikan foto Raja Salman serahkan bantuan Rp10 miliar ke Menkeu Purbaya. Faktanya, foto tersebut merupakan hasil AI. (Facebook) Selain itu, tidak ada pernyataan resmi dari Pemerintah Arab Saudi maupun Kementerian Keuangan Republik Indonesia terkait pemberian hibah atau bantuan tunai sebesar Rp10 miliar secara personal kepada Purbaya.
Dengan demikian, klaim yang menyebut Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud menyerahkan bantuan Rp10 miliar kepada Purbaya merupakan informasi tidak benar atau hoaks.
Klaim: Foto Raja Salman serahkan bantuan Rp10 miliar ke Menkeu Purbaya
Rating: Hoaks
Cek fakta: Hoaks! Akun TikTok Sekretariat Jenderal Kemenkeu tawarkan bantuan dana
Cek fakta: Hoaks! Video Purbaya informasikan dana hibah dari Arab Saudi
Baca juga: Mensos: Penyaluran BLTS di Aceh, Sumut, Sumbar sudah di atas 80 persen
Unggahan tersebut menarasikan bahwa bantuan itu diberikan sebagai bentuk dukungan terhadap ketahanan fiskal Indonesia di bawah kepemimpinan menteri keuangan yang baru.
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
“SERTIFIKAT PENYERAHAN DANA BANTUAN AL BAYTI DARI ARAB SAUDI KE INDONESIA MELALUI MENTERI KEUANGAN YANG DIPERCAYA SEBAGAI PENYALURAN DANA BANTUAN KE MASYARAKAT INDONESIA”
Namun, benarkah Raja Salman menyerahkan bantuan Rp10 miliar kepada Menkeu Purbaya?
Unggahan yang menarasikan foto Raja Salman serahkan bantuan Rp10 miliar ke Menkeu Purbaya. Faktanya, foto tersebut merupakan hasil AI. (Facebook) Penjelasan:
Berdasarkan penelusuran, tidak ditemukan informasi maupun pernyataan resmi dari pemerintah dan media kredibel yang menyatakan bahwa Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz Al Saud, menyerahkan bantuan Rp10 miliar secara langsung kepada Purbaya Yudhi Sadewa.
Hasil penelusuran menggunakan AI Detector Hive Moderation menunjukkan bahwa gambar atau dokumen dalam unggahan tersebut memiliki kemungkinan 99,9 persen merupakan hasil kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Unggahan yang menarasikan foto Raja Salman serahkan bantuan Rp10 miliar ke Menkeu Purbaya. Faktanya, foto tersebut merupakan hasil AI. (Facebook) Selain itu, tidak ada pernyataan resmi dari Pemerintah Arab Saudi maupun Kementerian Keuangan Republik Indonesia terkait pemberian hibah atau bantuan tunai sebesar Rp10 miliar secara personal kepada Purbaya.
Dengan demikian, klaim yang menyebut Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud menyerahkan bantuan Rp10 miliar kepada Purbaya merupakan informasi tidak benar atau hoaks.
Klaim: Foto Raja Salman serahkan bantuan Rp10 miliar ke Menkeu Purbaya
Rating: Hoaks
Cek fakta: Hoaks! Akun TikTok Sekretariat Jenderal Kemenkeu tawarkan bantuan dana
Cek fakta: Hoaks! Video Purbaya informasikan dana hibah dari Arab Saudi
Baca juga: Mensos: Penyaluran BLTS di Aceh, Sumut, Sumbar sudah di atas 80 persen




